4 Kesalahan Fatal Saat Trading Forex

0
5
Trading Forex

Hampir rata-rata trader pernah kehilangan uang saat melakukan trading forex. Bahkan hampir 90 persen. Namun sepuluh persen sisanya itu entah bagaimana berhasil menggapai profit dan melakukannya secara konsisten. Bagaimana mereka melakukannya?

Tidak ada formula ajaib, namun salah satu instruktur senior Elliott Wave International Jeffrey Kennedy mengidentifikasi empat kekurangan mendasar yang menghentikan sebagian besar trader sukses secara konsisten dalam trading forex.

Nah, berikut ini empat kekurangan mendasar saat trading forex dari Elliott Wave International yang patut kita simak bersama-sama.

1. Kurangnya metodologi saat trading forex

Jika ingin menjadi trader yang sukses secara konsisten, maka harus memiliki metodologi trading yang jelas. Menebak atau mengikuti insting tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

Jika anda tidak memiliki metodologi trading, maka tidak memiliki cara untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan sinyal beli atau jual. Selain itu  tidak dapat secara konsisten mengidentifikasi tren dengan benar.

Bagaimana cara mengatasi kekurangan fatal ini? Jawabannya: Tuliskan metodologi anda. Tentukan secara tertulis apa alat analisis dan yang lebih penting, bagaimana menggunakannya. Tidak masalah apakah anda menggunakan wave Principle, point dan figure chart, Stokastik, RSI atau kombinasi dari semua hal di atas. Yang penting adalah anda berusaha menerapkannya.

2. Kurangnya disiplin dalam trading forex

Anda harus memiliki disiplin untuk mengikuti sistem anda. Kurangnya Disiplin dalam hal ini adalah kesalahan fatal kedua.

Jika cara melihat grafik harga atau mengevaluasi pengaturan trading potensial berbeda dari yang anda lakukan sebulan lalu, maka anda belum mengidentifikasi metodologi.  Rumus untuk sukses adalah dengan menerapkan metodologi yang terbukti secara konsisten.

3. Kurangnya kesabaran dalam trading forex

Jika anda adalah trader jangka panjang, biasanya hanya ada dua atau tiga pergerakan menarik yang dapat ditradingkan di market selama tahun tertentu. Demikian pula, jika anda trader jangka pendek, hanya ada dua atau tiga trading berkualitas tinggi dalam minggu tertentu.

Bagaimana jika terlalu sering, karena trading pada dasarnya mengasyikkan karena berhubungan dengan uang, mudah saja untuk merasa seperti anda melewatkan “pesta” jika tidak banyak melakukan trading.  Akibatnya, anda mulai trading dengan kualitas rendah dan lebih rendah dan mulai trading berlebihan.

Bagaimana anda mengatasi kurangnya kesabaran ini? Anda harus menghilangkan rasa kuatir kehilangan momen. Sebab akan ada hari besok, minggu depan dan bulan depan.

4. Kurangnya manajemen uang

kekurangan mendasar sebagai trader adalah kurangnya manajemen uang. Para trader profesional cenderung membatasi risikonya pada posisi tertentu hingga 1% – 3% dari portofolionya.

Jika kita menerapkan aturan ini pada diri sendiri, maka untuk setiap $ 5.000 yang kita miliki di akun trading, hanya dapat mengambil risiko $ 50- $ 150 pada tradingan tertentu.

Sederhananya, banyak trader mulai trading dengan dana yang kurang atau tanpa modal yang cukup di akun tradingnya. Untuk mengatasi kesalahan fatal ini, contohnya jika anda memiliki akun trading yang kecil, maka tradinglah dalam jumlah kecil.

Intinya, dalam perjalanan menjadi trader yang profit secara konsisten, harus menyadari bahwa salah satu kuncinya adalah umur panjang. Jika risiko anda pada posisi tertentu relatif kecil, maka anda dapat mengatasi titik sulit. Sebaliknya, jika anda mengambil risiko 25% dari portofolio pada setiap tradingan, resikonya cukup besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here