6 Fakta Seputar Trader Forex Kiana Danial yang Pernah Rugi 10 juta yen

0
6
Kiana Danial

Kiana Danial, pendiri InvestDiva.com, adalah tokoh kemanusiaan dan pemenang penghargaan TV. Bukunya berjudul “Invest Diva’s Guide to Making Money in Forex” oleh McGraw-Hill berisi tidak hanya nasihat tentang trading forex  tetapi menceritakan kisah tentang seorang wanita yang lahir di Iran dan akhirnya mendedikasikan hidupnya untuk memberdayakan minoritas, terutama wanita di industri yang didominasi pria.

Kiana Danial merupakan seorang publik figur dalam dunia trading dan sering menjadi pembicara maupun sering memberikan pelatihan tentang trading forex. Nah, berikut ini enam fakta seputar Kiana Danial yang perlu trader ketahui.

Trader forex wanita Kiana Danial

1. Tertarik forex karena ibunya

Ibu Jepang Kiana Danial adalah seorang trader Forex. Ibunya membuat dirinya tertarik pada Forex. Selama kecelakaan 2008 di AS, ibu Diana membantunya membuka akun forex, menukar Yen-ya dengan dollar AS yang jatuh dan menghasilkan 1.000.000 yen dalam satu bulan.

Ketika kehilangan 10.000.000 yen karena seorang pengelola uang, Diana menyadari bahwa perlu mendidik diri sendiri lebih jauh dan pindah ke New York untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading. Saat itulah Diana menemukan hampir 98% trader adalah laki-laki, dan kebanyakan dari mereka merugi.

2.Lebih memilih forex dibanding saham

Diana telah menemukan banyak keuntungan dalam trading forex dibandingkan dengan trading saham. Diana mengatakan hanya ada tujuh mata uang utama yang harus difokuskan dibandingkan dengan ribuan saham.  Hal ini memungkinkan dirinya untuk menghabiskan lebih banyak waktu menganalisis strategi trading.

Alasan lainnya adalah sifat forex yang sepanjang waktu. Tidak ada bel buka atau tutup. Diana trading di tengah malam, atau waktu lain yang dipilihnya dimana pun berada. Hal ini  menarik baginya karena memungkinkan menjadi fleksibel dan melakukan hal-hal sampingan lainnya.

3. Indikator favoritnya Ichimoku dan RSI

Diana mengatakan sering menggunakan kedua indikator ini, dan alasannya (terutama untuk Ichimoku) adalah variasi moving average yang dia dapatkan dengan mengklik hanya satu rata-rata bergerak.

Moving Average, termasuk MACD, Bollinger Bands. Umumnya memerlukan metode analisis yang serupa dan ini hanya masalah keakraban dan kenyamanan ketika harus memutuskan mana yang akan digunakan. Karena itu, ketika dirinya mendapatkan sinyal campuran dari Ichimoku atau RSI, Diana memperluas ke tools lain.

Diana mengatakan penting untuk diingat bahwa ini semua hanyalah indikator dan selalu menambahkannya ke tools analisis teknis lain seperti pola grafik / kandil, Elliot Wave, serta Fibonacci. Namun itu semua harus didukung oleh analisis fundamental dan sentimen pasar.

4. Swing trading

Alasan utama mengapa dirinya menahan trading selama sehari kembali ke tipe trader itu sendiri. Diana tidak bisa dan tidak ingin terpaku pada grafik sepanjang hari. Dan terbukti lebih menguntungkan bagi dirinya karena memungkinkan tidak hanya untuk trading dengan  percaya diri, tetapi menghindari membuat keputusan trading  yang emosional hanya untuk membuktikan diri dengan benar.

5. Suka hidup di New York

Hidup di New York adalah hal terbaik yang pernah dialami. Peluang tidak terbatas dan daya saing membuat dirinya lebih berkembang. Sejauh menyangkut forex memang tidak membutuhkan berada di kota tertentu. Namun karena sebagian besar trader dan orang yang akrab dengan konsep trading dan ingin mempelajarinya berlokasi di NY, Diana  menyebarkan berita ke kota-kota lain, dan kepada orang-orang yang ingin memperoleh keuntungan dari trading dari rumah.

6. Menerima banyak penghargaan

Diana sering menjadi pembicara di banyak stasiun TV, radio, dan dinobatkan sebagai Personal Investment Expert of the Year 2018 award oleh Investment Fund awards dan Best Financial Media Content Provider award oleh Forex Expo. New York Business Journal menyebut dirinya salah satu dari 30 wanita berpengaruh pada tahun 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here