Apa Itu Non-farm Payroll dan Pengaruhnya dalam Forex

0
20
non-farm payroll

Non-farm payroll (NFP) menjadi salah satu indikator ekonomi yang tidak bisa dipandang sepele oleh trader forex.

Ya! trader forex disarankan untuk memantau berbagai indikator ekonomi utama yang terkait dengan market. Alasannya sih cukup jelas, karena indikator-indikator ini memungkinkan trader forex untuk mengidentifikasi tren kecil dan utama yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

Indikator ekonomi utama yang harus dipantau oleh trader forex meliputi Indeks Harga Konsumen (IHK), produk domestik bruto (PDB), penualan ritel, pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), dan indikator Non-farm payroll (NFP).

Dan Indikator Non-farm payroll atau disingkat NFP ini merupakan indikator utama untuk ekonomi Amerika Serikat. NFP berisikan data pekerjaan namun tidak termasuk pegawai pertanian, pegawai pemerintah, pegawai rumah tangga pribadi dan pegawai organisasi nirlaba.

Apa Saja yang Dilaporkan dalam Non-Farm Payroll?

Data statistik dalam laporan Non-farm payroll berisikan informasi seperti sektor mana yang merekrut pekerja paling banyak, mana yang merekrut paling sedikit, juga di sektor mana terjadi pengurangan tenaga kerja.

Sektor pekerjaan yang masuk dalam daftar Non-farm Payroll di antaranya adalah jasa profesional dan bisnis, layanan kesehatan, aktivitas finansial, pertambangan, konstruksi, manufaktur, penjualan grosir dan eceran, transportasi, informasi, rekreasi.

Laporan ini juga menyediakan data tambahan seperti waktu dan upah kerja rata-rata per jam dan pertumbuhan upah. Laporan yang dipublikasikan setiap bulan sangat mungkin menyertakan revisi untuk laporan sebelumnya.

Pengaruh Non-farm Payroll ke Forex

Data yang dirilis  oleh U.S. Bureau of Labor Statistics ini bersamaan dengan laporan tingkat pengangguran pada hari Jumat pertama setiap bulan pada jam 8:30 ET atau 19:30 WIB. Ada tiga cara untuk menganalisis Non-farm Payroll.

1. Angka Non-farm Payroll yang lebih tinggi baik untuk ekonomi AS

Hal Ini karena penambahan pekerjaan membantu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan lebih kuat. Konsumen yang memiliki uang dan pekerjaan cenderung menghabiskan lebih banyak uang dan mengarah pada pertumbuhan. Akibatnya, pedagang dan investor valuta asing mencari tambahan positif setidaknya 100.000 pekerjaan per bulan. Setiap rilis, katakanlah 200.000 akan membantu mendorong kenaikan dollar AS.

2. Perubahan menyebabkan reaksi beragam di pasar mata uang

Investor valas menyaksikan perubahan dalam laporan NFP akan beralih ke sub-komponen dan item lain untuk mendapatkan semacam arahan atau wawasan termasuk tingkat pengangguran dan sub-komponen penggajian manufaktur. Jika tingkat pengangguran turun atau gaji manufaktur naik, trader forex akan memihak dollar yang lebih kuat, positif untuk ekonomi AS. Tetapi, jika tingkat pengangguran meningkat, pekerjaan manufaktur menurun, investor akan memihak untuk mata uang lainnya.

3. Angka Non-farm Payroll rendah berbahaya bagi ekonomi AS

Gambaran angka lapangan kerja yang lebih rendah adalah negatif untuk ekonomi terbesar di dunia ini. Jika laporan NFP menunjukkan penurunan di bawah 100.000 pekerjaan itu adalah pertanda ekonomi AS tidak tumbuh. Akibatnya, trader forex akan menyukai mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi terhadap dolar AS.

Sebagai salah satu peristiwa berita ekonomi paling diantisipasi, trader yang biasanya memilih pasangan mata uang terutama yang melibatkan dollar AS biasanya melihat pergerakan harga dalam menit dan jam setelah data dirilis. Pergerakan ini menjadikannya peluang besar bagi trader forex untuk memanfaatkan volatilitas.

Pasangan Mata Uang yang Paling Dipengaruhi Non-Farm Payroll?

Data NFP adalah indikator pekerjaan di Amerika Serikat, sehingga pasangan mata uang yang mencakup Dollar AS (EUR / USD, USD / JPY, GBP / USD, AUD / USD, USD / CHF, dan lainnya) paling terpengaruh oleh rilis data tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here