Bagaimana Cara Memilih Leverage yang Tepat?

0
6
Leverage

Trading forex memang menawarkan leverage tinggi dalam arti bahwa untuk persyaratan margin awal, trader dapat membangun dan mengendalikan sejumlah besar uang. Namun leverage yang tinggi berarti tinggi pula resikonya.

Leverage bisa dikatakan sebagai “pedang bermata dua”. Ketika benar dalam melakukan trading, leverage akan melipatgandakan profit. Namun jika salah trading, leverage dapat memperburuk kerugian.

Terlalu banyak trader tergoda oleh ini. Keserakahan mengambil alih ketika anda tergesa-gesa dalam melakukan trading di market forex. Keputusasaan untuk segera untung dan membalikkan kerugian pada akhirnya dapat menghapus akun trading. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap berpegang pada rencana, strategi trading, dan tujuan realistis anda.

Gunakan leverage dengan bijak

Trader harus mendasarkan risiko pada persentase dari total saldo akun trading. Dengan kata lain, jumlah total yang dipertaruhkan per-trading, bahkan kurang dari 2%.

Contoh
Kesalahan umum trader pemula menggunakannya secara tidak memadai tanpa memperhatikan ukuran saldo akun. Tanpa kekhawatiran atas risiko penurunan, leverage yang tinggi dapat menghapus dana trader.

Misalnya seorang trader memiliki $ 2 000 di akun live-nya memutuskan menggunakan 100: 1. Ini berarti dia akan memiliki jumlah total $ 200 000 dolar, oleh karena itu dia dapat trading dua lot standar.

Saat dia membelinya, setiap gerakan pip akan menghasilkan atau membebani trader $ 20. Jika kita berasumsi bahwa dia telah menempatkan stop pelindung 10 pips jauhnya dari titik masuk, potensi dari penghentian akan dikenakan biaya $ 200,  10% dari akun tradingnya. Angka ini melampaui apa yang disarankan oleh metode pengelolaan uang yang seimbang untuk mengambil risiko.

Namun, jika trader menggunakan leverage 10: 1, di mana setiap pergerakan pip bernilai sepuluh kali lebih sedikit, atau $ 2, dia hanya akan kehilangan $ 20 – hanya 1% dari akun tradingnya. Angka ini jauh lebih bisa diterima.

Jumlah leverage harus kurang dari 2% dari modal trading.  Persentase ini diberikan oleh sebagian besar trader profesional untuk diikuti para trader pemula.

Jadi, semakin besar jumlah yang digunakan, semakin besar ayunan (naik dan turun) ekuitas akun anda. Dan semakin kecil jumlah yang digunakan, semakin kecil ayunan (naik atau turun) ekuitas akun anda.

Anda tidak boleh lupa bahwa tingkat yang terlalu tinggi dapat menguras seluruh modal awal trading dalam sekejap mata.

1. Gunakan leverage yang rendah

Jika anda trader yang berhati-hati gunakan tingkat leverage yang lebih rendah mungkin 5: 1 atau 10: 1, daripada mencoba yang lebih tinggi seperti 50: 1, 100: 1 dan bahkan lebih tinggi.

2. Batasi kerugian

Jika berharap profit di masa depan, terlebih dahulu harus mempelajari cara mengurangi kerugian agar dapat bertahan lebih lama di market forex sambil mengumpulkan pengalaman.

Batasi kerugian ke ukuran yang bisa dikelola untuk menjalani trading konsisten. Itu dapat dicapai dengan mengikuti sistem pengelolaan uang yang baik dan menggunakan penghentian pelindung atau protective stops.

3. Gunakan  protective stops

Protective stops sangat penting karena market forex sifatnya terdesentralisasi dan akan tetap buka sepanjang waktu. Beberapa trader mungkin membiarkan posisinya terbuka dan pergi tidur.

Namun menjauh dari komputer seraya pergi tidur tanpa memasukkan stop loss adalah langkah bunuh diri untuk akun anda. Selain itu, stop digunakan tidak hanya untuk membatasi kerugian, tetapi juga untuk melindungi keuntungan (trailing stop).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here