Bisakah Trading Forex Membuat Anda Berhutang?

0
6
trading forex

Ya, melakukan aktivitas trading forex dapat membuat anda berhutang jika tidak melakukan tindakan pencegahan yang benar. Dan berikut ini ada beberapa skenario yang dapat membuat anda berhutang.

1. Mengambil pinjaman untuk trading forex

Salah satu hal dalam trading dan investasi adalah hindari mendanai aktivitas trading menggunakan dana pinjaman. Anda harus menemukan cara lain mendanai akun trading daripada meminjam uang dengan tujuan membayarnya kembali dengan keuntungan trading anda.

Logika di balik ini adalah trading forex melibatkan risiko yang signifikan dan bahkan trader berpengalaman pun mengalami kerugian. Trading dengan uang pinjaman memberikan tekanan yang signifikan karena harus membayar kembali pemberi pinjaman pada waktu yang disepakati.

Hal ini berarti anda kemungkinan akan mencoba terus mencari profit. Tapi pola pikir ini bisa jadi bencana yang dapat anda membuat keputusan trading yang buruk dan menyebabkan kerugian.  Oleh karena itu, jangan pernah mengambil pinjaman untuk mendanai aktivitas trading forex anda.

2. Trading forex yang Overleveraging 

Sebagian besar broker forex menawarkan leverage kepada klien yang memungkinkan untuk mengambil posisi yang lebih besar dari ukuran akun trading.

Keuntungan terkait dengan leverage adalah dapat membantu meningkatkan profit lebih dari yang anda bisa dengan dana yang saat ini tersedia di akun.

Namun, leverage adalah pedang bermata dua karena itu juga dapat melipatgandakan kerugian dan menghapus dana trading jika anda mengalami kerugian besar.

Inilah sebabnya mengapa regulator seperti FCA di Inggris menerapkan undang-undang yang membatasi jumlah leverage yang ditawarkan kepada trader retail hingga maksimum 1:50. Namun, trader profesional dapat menegosiasikan tingkat leverage yang lebih tinggi ke broker mereka.

3. Mengabaikan manajemen risiko 

Keserakahan adalah salah satu alasan mengapa banyak trader “meledakkan” akunnya dan berakhir dengan hutang besar. Misalnya, banyak trader mengabaikan aturan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 1-2% dari akun pada satu tradingan tunggal.

Sebagian besar trader forex mengabaikan aturan sederhana dan risiko ini lebih dari yang seharusnya, yang pada akhirnya menghabiskan dana akun trading.

Risiko lainnya adalah ketika peristiwa tak terduga terjadi yang menyebabkan gerakan tiba-tiba di market Forex seperti flash atau crash kecil, yang dapat dengan cepat memusnahkan akuna dan membuat anda berhutang jika mengambil risiko lebih dari 1 -2%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here