Apa Artinya “Buy the Rumor, Sell the News” dalam Trading Forex

0
865
trading forex

“Buy the Rumor, Sell the News” adalah fenomena yang ada di sebagian besar market, khususnya market keuangan termasuk dalam trading forex.

Trader terkadang mengubah ide ini menjadi strategi trading yang didasarkan pada apa yang mereka yakini akan terjadi dalam laporan atau acara ekonomi yang akan datang. Ketika trader membeli aset berdasarkan spekulasi ini, itu merupakan fase rumor dari strategi. Begitu peristiwa yang ditunggu berlalu atau laporannya dirilis. Trader kemudian membuang posisi mereka.

Pelajaran dalam ‘Rumor’

Di market di luar trading forex, trader dan investor sering membeli berdasarkan arus kas masa depan yang diantisipasi. Artinya, jika sebuah perusahaan diharapkan memberikan pendapatan lebih kepada pemegang saham dari perkiraan sebelumnya, trader akan membeli saham dengan cepat untuk memanfaatkan kenaikan dividen atau harga saham. Perilaku ini juga berlaku untuk forex, trader sering bertindak berdasarkan perubahan suku bunga.

Investor yang menggunakan strategi ini cenderung mencari market yang undervalued. Ketika berita atau informasi potensial menunjukkan bahwa suatu aset dapat menghasilkan lebih banyak arus kas di masa depan, inilah “rumor”, aset tersebut dikabarkan akan bernilai lebih dalam beberapa minggu atau bulan mendatang. Investor akan membeli aset tersebut hingga tidak lagi undervalued.

Jika rumornya salah, atau market membeli aset secara berlebihan sehingga tidak lagi dinilai terlalu rendah, maka berita atau laporan keuangan yang turun sedikit di bawah ekspektasi menyebabkan aksi jual.

Hanya berita kejutan yang melampaui rumor yang diantisipasi akan menyebabkan saham tersebut mempertahankan valuasinya. Jika berita kejutan cukup positif, hal itu berpotensi mendorong nilainya lebih tinggi

Contoh “Buy the Rumor, Sell the News”  trading forex

Dalam trading forex, rumor dan berita menyangkut bank sentral suatu negara dan kebijakan suku bunganya. Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, biasanya itu menandakan ekonomi yang kuat dan trader forex mengharapkan nilai mata uang meningkat.

Jika seorang trader mengetahui rencana atau sebaliknya percaya bank sentral akan menaikkan suku bunga, “rumor”, trader dapat membeli mata uang yang sesuai. Kemudian, ketika bank sentral benar-benar menggerakkan suku bunga, “news” yang akan diamati oleh trader saat berita tersebut mendorong nilai mata uang lebih tinggi.

Setelah mata uang mencapai nilai yang cukup tinggi untuk memberi trader keuntungan yang bagus, trader akan “sell the news” dan mentradingkan  mata uang dengan harga yang lebih tinggi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here