Cara Menggunakan Fibonacci dalam Trading

0
6
Fibonacci

Dalam trading forex salah satu fakta bahwa trading adalah permainan angka dan matematika menjadi bagian integral dari trading.

Sejurus dengan strategi trading, salah satu tools populer yang digunakan dalam analisis teknis adalah Fibonacci.

Meskipun namanya mungkin tidak terdengar seperti nama ahli matematika, tools ini sangat berharga bagi sebagian besar trader. Jadi, apa itu Fibonacci?

Sejarah Fibonacci

Pada tahun 1202, Matematikawan Italia Leonardo Fibonacci mendokumentasikan deret Matematika yang kemudian dinamai menurut namanya; Deret Fibonacci.

Deret ini pada dasarnya menjumlahkan sebuah angka dalam satu seri dengan angka sebelumnya, yaitu 0,1,1,2,3,5,8,…

Dengan meningkatnya besaran angka, rasio satu angka dengan angka berikutnya membentuk pola yang unik. 23.6, 38.2, 50.0,61.8, dan 76.4 – semuanya dalam persentase. Karena itu, ini kemudian dikenal sebagai golden ratio atau rasio emas dan rasio yang digunakan dalam trading Fibonacci.

Mengapa Fibonacci penting?

Meskipun beberapa trader berpengalaman mungkin tidak menggunakan Fibonacci untuk trading, namun ini adalah tools penting dalam hal analisis grafik karena membantu dalam memprediksi dan mengidentifikasi kemungkinan retracement / pembalikan dan titik ekstensi market.

Dengan mengidentifikasi titik retracement pada market pasangan mata uang tertentu, anda akan dapat menentukan poin support dan resistance. Hal ini mempermudah untuk menentukan tren pasar, sehingga membantu mengetahui apakah akan membeli atau menjual.

Menggunakan Fibonacci juga membantu mengetahui kapan harus mengunci profit. Hal ini menjadi penting, terutama dalam pengelolaan risiko yang tepat.

Identifikasi titik swing high dan swing low

Ini adalah langkah pertama analisis dengan tools Fibonacci. Swing high mengacu pada harga tertinggi baru-baru ini yang dicapai market,  diikuti dengan penurunan harga. Pada grafik, ini mengacu pada satu titik tertinggi yang disertai dengan dua titik tertinggi yang lebih rendah di kiri dan kanannya.

Swing low juga tidak jauh berbeda dan mengacu pada harga terendah baru-baru ini yang dicapai oleh market, diikuti oleh kenaikan harga. Pada grafik, ini akan menjadi titik terendah yang diawali oleh dua titik terendah yang lebih tinggi di kedua sisinya.

Setelah Anda mengidentifikasi kedua titik ini, buat grafik garis horizontal di sepanjang charts dari titik-titik ini. Garis-garis ini menjadi titik pembalikan / reversals anda.

Secara instan, software charting anda akan mengisi margin di antara titik-titik ini dengan titik-titik retracement. Poin-poin ini, 23.6, 38.2, 50.0, 61.8, 76.4, akan menjadi dasar analisis.

Identifikasi area support dan resistance

Titik resistensi pada dasarnya adalah sebuah titik di market, di mana terdapat banyak pesanan jual untuk mata uang tertentu. Pada grafik, itu adalah titik ‘seperti langit-langit’ di mana harga berhenti naik dan mulai turun.

Misalnya, anda trading USD / AUD yang sedang dalam tren naik. Jadi, dengan menggunakan  Fibonacci, anda mengidentifikasi trading anda pada titik retracement 38,2%.

Jika tradingan terus naik dan mencapai garis retracement 50.0%, tetapi tidak berhasil menembusnya, maka titik tersebut menjadi titik resistensi.

Jika trading itu kemudian turun kembali ke garis retracement 38,2% dan tidak menembusnya melainkan malah naik, maka titik itu menjadi area support.

Poin-poin ini penting karena tidak hanya membantu anda memahami tren, tetapi juga menentukan titik masuk dan keluar.

Menentukan titik masuk dan keluar

Titik masuk dan keluar sangat penting dalam trading  forex. Mereka menentukan berapa banyak keuntungan yang akan diperoleh, dan seberapa baik anda dapat mengendalikan kerugian.

Menggunakan Fibonacci dapat membantu menentukan posisi entri yang tepat dan titik keluar untuk trading.

Fibonacci selalu menjadi tools tambahan yang bagus untuk strategi trading. Tools ini tidak hanya membantu membuat keputusan trading yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan peluang kesuksesan anda.

Meskipun demikian, penting untuk diperhatikan bahwa anda tidak boleh mengandalkan tools ini saja. Tools mungkin berguna, tetapi masih memiliki banyak ketidakpastian yang terkait dengannya. Anda perlu menggunakan tools lain juga dalam melakukan analisis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here