Apa Yang Bisa Kita Pelajari dari Day Trader Terbaik di Dunia (Bagian 2)

0
348
day trader

Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari day trader terkenal dan sukses. Dengan belajar  rahasia trading para day trader sukses, kita dapat meningkatkan strategi trading menghindari kerugian dan menjadi day trader yang lebih baik dan profit secara konsisten.

Daftar day trader terbaik di dunia

1. William Delbert Gann

Trader ternama, William Delbert Gann, memiliki banyak hal untuk diajarkan kepada kita tentang penggunaan matematika sebagai cara memprediksi pergerakan market

Gann dibesarkan di sebuah pertanian dan tidak memiliki pendidikan formal. Ketertarikannya pada trading berkisar pada saham dan komoditas.

Broker  Gann, W.D. Gann & Company, memberinya lingkungan yang sempurna untuk belajar tentang trading. Gann kemudian menulis banyak artikel di surat kabar, menerbitkan banyak buku tentang trading dan mengajar seminar.

Namun pengkritik Gann berpendapat tidak ada cukup bukti Gann mendapat untung dari setiap tradingannya. Bahkan mempertanyakan apakah dia seorang trader.
Kritikus mengklaim Gann menghasilkan sebagian besar uangnya dari tulisannya.

Meski meninggal pada tahun 1955, banyak ajarannya yang masih relevan hingga saat ini. Banyak idenya telah dimasukkan ke dalam perangkat lunak pembuatan bagan yang digunakan dalam trading modern.

Apa yang bisa kita pelajari dari Willaim Delbert Gann?

Meskipun Gann menemukan beberapa teknik yang berguna dan membuka pintu untuk analisis teknis, ada kritik yang menyatakan tidak ada bukti kuat bahwa dia benar berhasil.

Selain itu, beberapa cara Gann mencoba menganalisis pasar masih dipertanyakan, seperti astrologi, sehingga beberapa ajarannya perlu dicermati dengan cermat.

Sebuah pengingat bahwa tidak semua ahli teori trading dapat dikatakan 100% benar. Karena itu, dia menempatkan ide-ide geometri yang masih digunakan sampai sekarang, terutama pola segitiga yang dapat digunakan untuk memprediksi terobosan market.

Pun dengan analisisnya tentang siklus. Gann adalah salah satu dari sedikit orang yang menyadari bahwa tidak ada yang baru dalam tradingan. Dia percaya pada siklus 60 dan 90 tahun. Pada dasarnya di akhir siklus ini, market turun secara signifikan dan  ini terjadi pada tahun 1869, kemudian pada tahun 1929 dan beberapa orang percaya bahwa siklus 90 tahun mungkin akan berakhir pada tahun 2019.

2. Andy Krieger

Andy Krieger adalah day trader legendaris yang menghasilkan $ 300 juta untuk Bankers Trust ketika Black Monday tahun 1987.

Black Monday adalah peristiwa bencana di mana Dow Jones Industrial Average kehilangan 22% nilainya dalam satu hari. Black Monday adalah fenomena global dengan banyak orang takut akan Depresi Besar kedua. Untungnya, itu tidak terjadi tetapi banyak trader kehilangan segalanya.

Krieger melihat peluang besar sementara yang lainnya panik. Kreiger tidak seperti trader lainnya. Dia sudah dikenal sebagai salah satu trader paling agresif.

Saat sebagian besar trader saat itu memiliki maksimum absolut $ 50 juta untuk ditradingkan, Krieger diizinkan untuk trading sebanyak $ 750 juta.

Kreiger dengan cepat melihat bahwa ketika nilai saham Amerika anjlok ke posisi terendah baru, banyak trader memindahkan sejumlah besar uang ke mata uang asing. Ini kemudian berarti bahwa mata uang asing ini akan dinilai terlalu tinggi.

Satu mata uang yang dianggap sangat rentan oleh Kreiger adalah dolar Selandia Baru. Dia kemudian menjadi legend karena menghasilkan $ 300 juta dalam satu tradingan. Tradingnya ini diikuti oleh orang lain dan menyebabkan masalah ekonomi yang signifikan bagi Selandia Baru.

Selandia Baru bahkan mencoba melarang day trader ini trading mata uang mereka dan juga dikabarkan bahwa Krieger mungkin telah trading dengan lebih banyak uang daripada yang sebenarnya beredar di Selandia Baru.

Apa yang bisa kita pelajari dari Krieger?

Pelajaran terbesar yang dapat kita pelajari dari Krieger adalah betapa pentingnya analisis fundamental. Alih-alih panik, Krieger mengikuti uang itu dan menemukan peluang luar biasa. Strateginya juga menyoroti pentingnya mencari aksi harga atau price action. Apa yang dilakukan Krieger adalah trading ke arah pergerakan uang.

Mengapa trading saham ketika pasar sedang turun tajam dan valuta asing naik tajam? Meskipun ini saat yang tepat untuk membeli saham, anda harus yakin bahwa saham akan naik lagi.

Dia juga menemukan kesempatan ini untuk mencari harga yang terlalu tinggi dan harga yang terlalu rendah. Hal ini dapat dilakukan dengan indikator volume on-balance. Biasanya, ketika sesuatu dinilai terlalu tinggi, harga biasanya diikuti dengan penurunan tajam.

3. Timothy Sykes

Timothy Sykes menjadi day trader yang terkenal ketika mengubah $ 12.415 menjadi untung $ 1,65 juta melalui trading harian saat kuliah di Tulane University selama tiga tahun.

Buah kesuksesannya, dia lalu meluncurkan situs webnya sendiri yang bertujuan untuk mengajari orang lain cara trading.

Sykes juga  terlibat dalam filantropi dan menyebut dirinya sebagai aktivis keuangan dan sangat tertarik untuk mendidik orang lain dalam trading. Dari platform sosialnya, daytrader  dapat belajar banyak tentang cara trading.

Investimonials adalah website yang berfokus pada review perusahaan penyedia jasa keuangan. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa review dari beberapa broker. Sementara Profit.ly berfokus pada berbagi catatan publik tentang ahli keuangan, penulis, dan mahasiswa sehingga orang dapat belajar dari kemenangan dan kerugian mereka.

Apa yang bisa kita pelajari dari Timothy Sykes?

Sykes memiliki sejumlah pelajaran bagus untuk para trader. Salah satu adalah day trader  harus fokus pada keuntungan kecil, bukan pada keuntungan besar dan jangan pernah mengubah tradingan menjadi investasi.

Dia juga percaya bahwa semakin banyak belajar, semakin besar peluang untuk menghasilkan uang. Meskipun demikian, anda tidak harus selalu benar untuk menjadi trader harian yang sukses. Boleh saja membuat kerugian, tetapi  harus belajar dari pengalaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here