Dolar Australia Menguat karena Membaiknya Sentimen

0
251
Dolar Australia

Dolar Australia sangat kuat pada Senin. Terkuat kedua setelah pound Inggris. Ada dua alasan untuk kenaikan dolar Australia. Yang pertama adalah sentimen market yang positif, yang mendukung aset berisiko. Yang kedua adalah perubahan prospek waktu penurunan suku bunga dari Reserve Bank of Australia.

Investor berada dalam suasana hati positif di awal minggu karena reli di market saham yang telah dimulai pada Jumat berlanjut hingga Senin. Akibatnya, mata uang terkait pertumbuhan yang berisiko mendapat untung, sementara mata uang yang lebih aman, terutama dolar AS menderita.

Aussie juga memiliki faktor pendukungnya, khususnya ekspektasi untuk penurunan suku bunga dari bank sentral Australia dalam waktu dekat.

Pidato minggu lalu dari Deputi Gubernur RBA Guy Debelle membuat analis dan pelaku pasar berpikir bank sentral akan segera bertindak.  Westpac memperkirakan bank akan memangkas suku bunga menjadi 0,1% segera setelah pertemuan berikutnya pada 6 Oktober.

Namun dalam perkiraan terbaru, Westpac memikirkan kembali prospeknya dan memutuskan bank sentral tidak akan mengumumkan perubahan pada kebijakan moneter, pada hari yang sama ketika pemerintah mengumumkan anggaran. Namun, alasan untuk mengharapkan pemotongan tetap ada dan kemungkinan akan terjadi nanti. Saat ini, Westpac memprediksi bank akan melakukan pemotongan pada 3 November.

AUD/USD menguat dari 0,7029 ke 0,7072. EUR/AUD turun dari 1,6525 menjadi 1,6489. AUD/JPY naik dari 74,15 menjadi 74,60.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here