Entry OP Pada Pola Cup And Handle

0
5
entry dengan pola cup and handle

Pola yang terbentuk di dalam chart anda saat trading yang menarik dan mudah di kenali adalah pola cup and handle. Pola ini membentuk seperti hal nya cangkir dengan handle nya (pegangan). Pola ini mengkondisikan sinyal yang akan siap bullish.

Teknisi Amerika William J. O’Neil mendefinisikan pola cup and handle (C&H) pada tahun 1988 di dalam analisanya, “Cara Menghasilkan Uang di Saham,” menambahkan persyaratan secara teknikal melalui serangkaian artikel yang diterbitkan di Investor’s Business Daily, yang ia dirikan pada 1984.

Bagaimana cara menggunakan pola cup and handle

Pada saat harga akan mengarah turun dan membentuk ke arah atas bentuk cangkir, pola ini akan terhenti pada suatu titik poin dan membentuk retrace ke bawah. Pola yang terjadi setelah harga akan membentuk cangkit (cup) biasanya akan retrace ke bawah lagi dan pada saat titik di bawah dia akan bouncing untuk siap bullish.

Banyak cara entry pada saat pola cup and handle ini terbentuk. Tetapi tentunya untuk mendapatkan profit yang maksimal trader diharapkan bersabar untuk menemuka entry yang tepat. Pada saat pola terbentuk akan bisa kita Tarik garis lurus membentuk pola cup and handle seprti pada gambar ini.

Entry OP Pada Pola Cup And Handle
salah satu pola cup and hande yang ditemukan di pair EURJPY pada timeframe terntentu

Pada saat pola ini terbentuk, entry yang baik setelah garis lurus berwarna coklat itu terbentuk. Pada saat itulah trader di harapkan untuk OP buy. Hati-hati pada saat tren harga melakukan retrace, banyak trader yang terjebak dengan pola pucuk sebagai entry yang di harapkan mendapatkan profit yang maksimal dan berlipat ganda. Tentunya dengan entry yang tepat akan mengamankan modal anda serta akan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

Pola cup and handle ini terbilang unik karena garis resisten antara kedua sisi cangkir dan saluran harga pegangan bertepatan. Ini memberi trader satu titik masuk karena penembusan di atas dua titik resistensi ini akan sama. Poin stop dan limit akan ditentukan dengan cara yang sama seperti yang disebutkan dalam contoh stok. Satu-satunya perbedaan pada grafik forex ini adalah tidak adanya alat volume yang bisa untuk mengukur.

Seperti semua indikator teknikal lainnya, pola cup and handle ini  harus digunakan bersama dengan sinyal dan indikator lain sebelum membuat keputusan untuk entry ke dalam pasar forex. Khususnya dengan pola cup and handle, batasan tertentu telah diidentifikasi oleh praktisi yaitu pertama adalah bahwa dibutuhkan beberapa waktu hingga pola terbentuk sepenuhnya, yang bisa juga menyebabkan keputusan trader terlambat untuk entry.

Sementara itu timeframe monthly hingga yearly adalah kerangka waktu khas untuk cup and handle bisa sempurna terbentuk, itu juga dapat terjadi dengan waktu yang cukup cepat atau memakan waktu beberapa tahun untuk memantapkan pola ini terbentuk, tentu saja akan membuatnya ambigu dalam beberapa kasus. Masalah lainnya yaitu berkaitan dengan kedalaman bagian cangkir. Terkadang bentuk pola cangkir yang lebih dangkal bisa menjadi sinyal, sementara di waktu yang lain bentuk pola cangkir yang dalam dapat menghasilkan sinyal yang salah (fake signal). Kadang-kadang bentuk cangkir tanpa pegangan khas. Akhirnya, dalam satu batasan yang dibagi di banyak pola teknis adalah bahwa hal itu bisa tidak dapat diandalkan juga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here