Fixed Spread Vs Floating Spread: 5 Hal Yang Harus Anda Ketahui

0
7
Fixed Spread

Seperti diketahui Spread adalah perbedaan antara penawaran dan permintaan. Dengan kata lain spread itu adalah selisih pip atau poin antara harga permintaan (ask) dan penawaran (bid) yang ditentukan oleh broker atau sebagai komisi untuk broker.

Ada dua jenis spread yaitu spread tetap (fixed spread) dan spread mengambang (floating spread). Spread tetap adalah selisih antara harga bid dan ask yang tetap meski harga berubah. Di sisi lain, floating spread adalah selisih antara harga bid dan ask yang berfluktuasi dalam suatu kisaran dan biasanya mengikuti dinamika market.

Broker forex menawarkan spread tetap atau mengambang kepada trader. Karena keduanya tidak sama, mati ikuti lima perbedaan antara fixed spread dan floating spread untuk memilih mana yang terbaik untuk anda.

1. Bid-Ask range fixed spread dan floating spread

Fixed spread menunjukkan perbedaan antara harga bid dan ask tetap sama di tengah perubahan kondisi market. Misalnya, spread pada EUR/USD akan ditetapkan sebagai 2 meskipun kondisi market berfluktuasi.

Sebaliknya, floating spread menunjukkan perbedaan antara harga bid dan ask berfluktuasi dari waktu ke waktu. Fluktuasi spread sangat bergantung pada keadaan market, terutama selama rilis berita penting di mana spread dapat melebar secara signifikan.

2. Broker

Broker menawarkan fixed spread sejalan dengan pesanan trader yang menjadi kliennya. Mereka dapat menawarkan harga terkontrol dengan fixed spread karena mereka telah mengasumsikan “in-house” melalui dealing desknya.

Sementara itu, broker yang menawarkan floating spread adalah tipe boker non-dealing desk. Kisaran bid-ask bergantung pada variasi keadaan market, volatilitas, dan lainnya.

3. Biaya eksekusi

Dalam aturan kurs tetap, trader dapat menghitung biaya mereka sebelum melakukan trading. Tapi, dalam aturan floating rate, trader harus menerima perubahan spread yang tiba-tiba. Oleh karena itu,floating spreadĀ  dapat menyebabkan biaya eksekusi yang lebih tinggi bagi trader daripada fixed spread.

4. Persyaratan modal

Trader yang menggunakan fixed spread dan floating spread memiliki skenario berbeda. Misalnya, trader dengan fixed spread biasanya trading menggunakan modal tidak lebih dari $ 9.999. Sebaliknya, trader yang menggunakan floating spread biasanya trading menggunakan modal lebih besar dari $ 10.000.

5. Efek pada gaya tradingĀ 

Ada beberapa gaya trading dalam forex seperti scalping, day trading, swing trading, dan lainnya. Perbedaan antara gaya tersebut terutama bergantung pada durasi trading.

Berdasarkan karakteristik gaya trading, spread mengambang biasanya paling berguna untuk scalping dan day trading. Sementara itu, spread tetap lebih cocok untuk swing trading dan position trading karena keduanya membutuhkan stabilitas spread agar posisi dapat bekerja dalam jangka menengah hingga panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here