Harga Minyak Turun Kuatir Gelombang Kedua COVID-19 Meningkat

0
64
Harga minyak

Harga minyak tergelincir untuk hari keempat berturut-turut pada hari Selasa di tengah kekhawatiran tentang kebangkitan kembali kasus virus korona secara global yang menghambat pemulihan.

Minyak mentah Brent (LCOc1) berjangka turun 30 sen, atau 0,7% menjadi $ 42,32 per barel pada 0149 GMT, setelah jatuh 31 sen pada hari Senin.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) turun 26 sen, atau 0,6% menjadi $ 40,57 per barel, setelah turun 5 sen pada hari Senin.

Kasus COVID-19 mencapai 40 juta pada hari Senin, menurut penghitungan Reuters, dengan gelombang kedua yang berkembang di Eropa dan Amerika Utara.

“Sejak April kami telah melihat pemulihan ajaib dalam permintaan minyak¬† yang sekarang berada di sekitar 92% dari tingkat pra-pandemi, tetapi masih terlalu dini untuk menyatakan diakhirinya penurunan permintaan minyak COVID-19,” kata Rystad Energy analis Louise Dickson.

Sebuah pertemuan pada hari Senin dari panel menteri Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC +, berjanji untuk mendukung pasar minyak karena kekhawatiran tumbuh atas infeksi yang melonjak.

Untuk saat ini OPEC + berpegang pada kesepakatan untuk mengekang produksi sebesar 7,7 juta barel per hari (bph) hingga Desember, dan kemudian memangkas pemotongan kembali menjadi 5,7 juta barel per hari pada Januari.

“Kami tidak berpikir pasar minyak berada dalam posisi untuk menyerap sekitar 2% dari pasokan global yang OPEC + diharapkan untuk dimulai kembali dari 1 Januari 2021,” kata analis komoditas Commonwealth Bank, Vivek Dhar.

Dia mengatakan peningkatan produksi dari Libya, yang beroperasi di luar pakta OPEC +, menambah kekhawatiran kelebihan pasokan yang bisa mempengaruhi harga minyak.

Libya dengan cepat meningkatkan produksinya setelah konflik bersenjata menutup hampir semua produksi negara itu pada Januari. Output dari ladang terbesarnya, Sharara, yang dibuka kembali pada 11 Oktober, sekarang sekitar 150.000 barel per hari, atau sekitar setengah kapasitasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here