Iklan LegacyFX Membuat Google Mendapat Masalah di Rusia

0
74
LegacyFX

Google LLC mendapat masalah lagi dengan otoritas Rusia karena mendistribusikan iklan dari broker Forex tidak resmi, LegacyFX.

Federal Antimonopoly Service (FAS) Rusia telah menetapkan bahwa Google LLC melanggar Undang-Undang Periklanan dengan mendistribusikan iklan LegacyFX, sebuah perusahaan yang aktif di pasar Forex. Google mendistribusikan iklan LegacyFX melalui Google Adwords.

Mengingat LegacyFX tidak memiliki lisensi dealer Forex yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Rusia, perusahaan tersebut tidak diizinkan untuk menawarkan layanan Forex di Rusia. Juga tidak diizinkan untuk mengiklankan layanan FX kepada pelaku pasar Rusia. Selain itu, iklan layanan LegacyFX menyertakan klaim tidak berdasar tentang keunggulan perusahaan atas pesaingnya.

Dengan cara ini, Google LLC melanggar UU Periklanan. Google diberikan perintah untuk menghentikan pelanggaran atau ikenakan denda hingga RUB 500.000.

Google telah menghadapi tindakan serupa oleh FAS Rusia beberapa kali selama beberapa bulan terakhir. Pada bulan Oktober, FAS menemukan bahwa Google LLC mendistribusikan iklan perusahaan asing yang aktif di pasar Forex yang menargetkan klien Rusia. Google Adwords mendistribusikan iklan RoboForex dan Just2Trade Online Ltd.

Pada bulan November, FAS menemukan Google LLC melanggar Undang-Undang Periklanan karena google.com menampilkan iklan dari broker tidak resmi Rypex trading limited. Iklan tersebut ditampilkan pada Agustus 2020.

FAS mencatat bahwa Rypex tidak memiliki lisensi untuk mengiklankan layanan investasinya di Rusia. Oleh karena itu, distribusi iklan harus dihentikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here