4 Indikator Forex yang Bisa Dipertimbangkan untuk Strategi Exit dari Trading

0
6
Indikator forex

Saat trading forex, waktu exit sangat penting. Lantas kapan waktu yang tepat kita exit dan indikator forex apa yang mesti dilibatkan?

Timing adalah segalanya dalam trading forex. Masuk di posisi yang telat, anda mungkin akan kehilangan pergerakan harga untuk menghasilkan profit.

Hal yang sama berlaku saat exit dari trading. Jika exit terlalu dini, mungkin kehilangan harga tambahan yang akan membuat profit. Tetapi jika menahan posisi terlalu lama, margin keuntungan bisa rontok karena pergerakan harga berbalik dan anda berisiko mengalami kerugian.

Trader perlu memahami pentingnya exit dari saat trading. Indikator forex yang banyak jumlahnya itu dapat menawarkan solusi ke depan dan informasi yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi peluang exit dan mengambil untung dari trading anda.

Beberapa indikator forex untuk dipertimbangkan digunakan dalam strategi exit

1. Stop Limit

Stop-limit adalah strategi exit dasar yang membantu mencegah kerugian saat pergerakan harga berlawanan dengan ekspektasi.

Untuk trader pemula, Stop Limit merupakan alat yang andal karena mengambil keputusan exit dari trading, melindungi dari membuat keputusan impulsif yang pada akhirnya dapat merugikan anda.

Untuk menggunakan strategi exit ini, trader pertama-tama harus mengidentifikasi garis support dan resistance dalam pergerakan harga pasangan mata uang. Stop kemudian dapat ditempatkan di bawah garis support untuk menentukan exit yang jelas jika harga menembus di bawah support dan melanjutkan tren turun.

Sementara itu, stop lain dapat ditempatkan di atau dekat resistance untuk secara otomatis exit dari posisi ketika tradingan mencapai tingkat keuntungan tertentu.

Terlepas ke mana arah harga bergerak, anda akan memiliki jalan exit yang jelas yang menghilangkan spekulasi dari trading yang dilakukan.

2. Moving AverageĀ 

Moving AverageĀ  adalah indikator forex yang dapat digunakan oleh trader untuk memandu keputusan tradingan. Konsep stop Moving Average: Ketika harga pasangan mata uang bergerak di bawah Moving Average, ini menunjukkan situasi jual dan dapat digunakan untuk merekomendasikan exit dari open position.

Moving Average juga indikator exit yang efektif karena crossover harga menunjukkan perubahan yang signifikan dalam tren pasangan mata uang. Mirip bagaimana Moving Average digunakan sebagai indikator exit. Indikator ini juga digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi peluang membeli ketika harga pasangan bergerak di atas garis tren Moving Average.

3. Average True Range

Average true range (ATR) adalah indikator forex yang mengukur volatilitas keseluruhan untuk menetapkan stop dan batasan berdasarkan perilaku market secara keseluruhan.

Secara umum, ATR yang lebih besar membutuhkan rentang yang lebar antara stop dan limit yang anda tetapkan, karena lebih banyak volatilitas market akan menyebabkan pergerakan harga yang tidak menentu.

Jika anda menetapkan rentang yang terlalu sempit, anda bisa saja menutup posisi terlalu dini dan mungkin mengalami kerugian sebagai akibatnya. Demikian pula, batas yang terlalu rendah dapat menutup posisi secara prematur dan merugikan anda.

ATR dapat digunakan di semua time frame, tergantung pada berapa lama anda menahan suatu posisi. Tetapkan stop-loss lebih tinggi dari ATR, dan tetapkan batas untuk take profit dengan jarak yang sama dari entry point / titik masuk, yang mewakili target profit yang realistis mengingat volatilitas.

4. RSI

Relative strength index (RSI) adalah indikator forex yang berguna untuk menentukan kapan pasangan mata uang overbought atau oversold.

Indikator forex ini bisa menjadi alat yang efektif untuk menentukan apakah anda harus exit sebelum pergerakan harga yang signifikan. Jika pasangan mata uang RSI overbought, misalnya, anda dapat menggunakan indikator ini untuk exit dari posisi sebelum pasangan mata uang turun yang mengakibatkan penurunan harga.

RSI sering digunakan bersama indikator lain, seperti moving average untuk memberikan kepercayaan kepada trader dalam keputusannya untuk exit dari posisi trading.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here