Ini 4 Beda Broker Forex Lokal dan Luar

0
22
broker forex lokal

Bisnis forex seperti diketahui, high risk high return. Tentu kita tidak boleh sembarangan dalam melakukan trading, alih-alih ada investasi modal didalamnya. Angkanya juga tidak bisa dikatakan sedikit meskipun jumlahnya relatif. Namun sekecil apapun jumlah investasi, profit lah yang harus dituju.

Dalam trading forex keberadaan broker sangat penting. Baik itu Broker forex lokal atau luar adalah perantara antara anda yang seorang trader dengan market forex. Mencarinya dimana selalu menjadi pertanyaan pertama. Pertanyaan kedua, bagaimana mencari broker forex terbaik? Apa kriteria yang harus pertimbangkan dalam memilih broker forex untuk trading?

Lanjut apa perbedaan antara broker forex lokal dan broker luar negeri? Apakah mereka punya kesamaan? lebih mudah dan murah mana antara broker lokal dan luar? Bagaimana dengan swapnya, dan lain-lainnya?

Sekelumit pertanyaan diatas adalah wajar disaat kita sedang mencari perbandingan dan perbedaan antara broker forex lokal dan luar negeri. Nah, dibawah ini ulasan soal perbedaan broker forex lokal dan luar negeri.

1. Bahasa dan lokasi broker forex lokal dan luar

Broker lokal letaknya di  Indonesia. Broker luar kebalikannya, lokasinya di luar negeri. Broker lokal menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi. Beda dengan broker luar negeri yang berarti  menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantarnya. Tinggal anda memilih lebih mudah dan nyaman mana antara berkomunikasi dengan bahasa inggris atau Indonesia.

Dengan menggunakan broker lokal, otomatis semua komunikasi baik melalui chat, email dan telephone  disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia sehingga memudahkan bagi para anda untuk melakukan trading forex. Anda tidak perlu pintar berbahasa Inggris kan untuk melakukan trading forex jika menggunakan broker lokal?

Selain itu, broker lokal berkantor juga di Indonesia, di kota-kota besar dengan perwakilannya yang mungkin ada di daerah. Jika ingin lebih mengetahui detail kerja broker lokal yang dipilih, anda tinggal pergi ke kantornya untuk menanyakan lebih lanjut.

2.Broker terdaftar resmi

Baik Broker forex lokal atau luar negeri harus secara resmi terdaftar alias legal keberadaannya. Untuk legalitas broker forex lokal dapat ditelusuri di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Selain itu, disarankan juga untuk cek and ricek apakah broker lokal itu pernah tersandung masalah, khususnya masalah hukum, bagaimana izin broker forex tersebut, riwayat perusahaan broker forex tersebut, dan lainnya.  Anda bisa mengecek ini dengan melihat rekam jejak digital lewat berita, googling dan kalau perlu menanyakan ke trader yang sudah lama “bermain” dalam trading forex.

Sementara legalitas broker luar negeri khususnya broker dari Amerika Serikat. Semua broker forex AS harus terdaftar di National Futures Association (NFA). NFA adalah organisasi pengaturan mandiri (SRO) untuk industri termasuk berjangka yang diperdagangkan di bursa, valuta asing ritel (valas) dan derivatif OTC (swap). NFA berkantor pusat di Chicago dan memiliki kantor di New York City.

Hal sama juga berlaku untuk broker luar negeri, rekam jejaknya dapat ditelusuri melalui googling. Selain itu anda juga bisa bertanya ke forum-forum diskusi forex mengenai serpak terjang broker forex tersebut, apakah track recordnya bersih atau pernah terlibat dalam masalah hukum dan lainnya.

3. Transfer dan menarik dana

Soal cara menaruh (deposit) dan menarik (withdraw) dana ke dan dari rekening broker perlu kita perhatikan juga.  Seberapa cepat dan mudah untuk melakukan deposit dan withdraw uang ke broker lokal atau luar negeri.

Selain itu untuk depositnya, bagaimana cara melakukan deposit, apakah memungkinkan melakukan dengan cara transfer antar bank lokal atau harus melakukan transfer ke bank internasional, dan bagaimana pilihan cara deposit, misalnya transfer, kartu kredit, debit dan lain-lain.

Jika broker lokal yang berdomisili di Indonesia, berarti bank yang digunakan untuk transaksi juga punya kantor di Indonesia. Urusan deposit dan tarik dana dari broker jadi lebih mudah. Selain itu, tempo penarikan dana lebih singkat jika pakai bank di Indonesia.

Ketika berbicara mengenai broker luar negeri, yang terlintas dalam benak adalah susahnya mentansfer dan mencairkan dana.  Karena kurs mata uang berbeda, maka secara otomatis selisih harga dibebankan kepada pentranfer uang dalam hal ini adalah trader.

4. Lot dan Leverage

Bagaimana dengan lot dan leveragenya?

Soal lot sesuai dengan regulasi Indonesia, Broker forex lokal hanya bisa menawarkan Lot Mini (10,000 USD) dan Lot Standar (100,000 USD) bagi trader. Sedangkan broker luar bisa menawarkan lebih banyak ragam lot, bukan hanya Lot Mini dan Standar saja, melainkan termasuk juga Lot Mikro (1,000 USD). Lot Nano (100 USD).

Dalam hal leverage, broker lokal paling tinggi mampu memberikan 1:200 saja. Sedangkan broker luar bisa memberikan hingga lebih dari itu, sampai 1:500, 1:1000, atau bahkan 1:3000. Sehingga, kebutuhan modal awal minimal untuk trading di Broker Asing itu lebih kecil daripada di broker lokal. Untuk trading di broker lokal, akan dibutuhkan minimal 2 juta atau 5 juta Rupiah; sedangkan di broker asing, kita sudah bisa mulai trading dengan 10, 50, atau 100 Dolar saja.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here