Kenali Yuk 4 Jenis Gaya Trader Forex

0
21
trader forex

Setidaknya ada empat jenis gaya trader forex yang melakukan trading di pasar forex yang dapat kita tentukan berdasarkan pada fitur-fitur seperti kerangka waktu perdagangan, metode perdagangan, dan lainnya

Sebelum memulai trading, ada baiknya jika kita menelisik perbedaan antara kelompok yang berbeda tersebut dan memutuskan jenis trader mana yang akan diterapkan. Empat jenisnya yang “bermain” dalam trading forex itu terdiri atas Day Trader, Scalper, Swing Trader dan Position Trader.

1. Day Trader

Jenis trader forex ini adalah salah satu jenis trader forex yang paling populer yang melakukan trading selama beberapa jam dan biasanya tidak pernah trading setelah sesi ditutup. Jadi Day Trader ini memanfaatkan pergerakan harga dalam 1 hari.

Dalam melakukan Day Trade, 1 kali trading bertujuan mendapatkan profit puluhan poin (pips) hingga 100 poin (pips) dan dalam 1 hari itu melakukan transaksi berkali-kali. Pada dasarnya Day Trade menyelesaikan transaksinya di pada hari itu juga dan mengakhirinya di hari yang sama agar dapat memastikan untung rugi sebelum tidur dan juga tidak terkena dampak dari pergerakan harga sewaktu terlelap tidur.

jenis trader ini mengadopsi gaya trading jangka pendek, yang mengimplementasikan analisis grafik dengan kerangka waktu 15 menit, 30 menit dan 1 jam. Trader jenis ini biasanya menghabiskan 3-5 jam sehari dalam trading.

2. Scalper

Jenis trader ini bertahan dalam perdagangan selama beberapa detik hingga beberapa menit bertujuan untuk mendapatkan jumlah pip yang sangat kecil sebanyak yang mereka bisa selama waktu tersibuk dalam sehari. Mereka mendapat untung kecil dari setiap trading cepat dan lebih suka memeriksa grafik dengan rentang waktu 1 menit hingga 15 menit.

Trading yang dilakukan dalam waktu yang singkat, keuntungan yang akan diterima juga akan sedikit, namun tingkat kemungkinan mendapatkan keuntungan dalam 1 kali trading pastinya tinggi karena memilih trading mata uang yang bergerak konstan ke 1 arah. Karena tinggi kemungkinan mendapatkan keuntungan, maka jumlah Leverage dinaikkan dan dengan mengulangi trading berkali-kali maka kita dapat menumpuk keuntungan yang tipis itu hingga menjadi lumayan besar.

3. Swing Trader

Swing trader memegang posisi dari beberapa jam hingga beberapa hari dan menganalisis grafik dari kerangka waktu 1 jam hingga 4 jam. Swing trader melakukan trading 3 hingga 6 kali dalam seminggu dan bertujuan menghasilkan banyak pips, 100 hingga 300 pips. Sebagian besar jenis trader ini bukan trader forex profesional dan melakukan trading bukan menjadi sumber pendapatan utama.

4. Position Trader

Jenis trader forex ini trading dalam kerangka waktu terpanjang dibandingkan dengan tiga kelompok diatas. Trader ini mungkin memiliki trading yang berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan sejumlah besar pip per-trading, 300 hingga 1.000 pip. Trader ini sebagian besar menggunakan analisis fundamental berdasarkan model ekonomi dan keputusan pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here