Klaim Pengangguran Mingguan AS Meningkat Lagi

0
351
Pengangguran

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa ledakan infeksi COVID-19 dan pembatasan bisnis meningkatkan PHK dan merusak pemulihan pasar tenaga kerja dan menyebabkan pengangguran.

Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara mencapai 778.000 untuk pekan yang berakhir 21 November, dibandingkan dengan 748.000 pada minggu sebelumnya.

Laporan klaim mingguan diterbitkan Departemen Tenaga Kerja sehari lebih awal karena libur Hari Thanksgiving pada Kamis.

Amerika Serikat telah dihantam oleh gelomban infeksi virus Corona, dengan kasus harian melebihi 100.000 sejak awal November. Lebih dari 12 juta orang telah terinfeksi di negara itu, menurut penghitungan data resmi Reuters.

Penyakit pernapasan ini telah menewaskan lebih dari 257.000 orang Amerika dan rawat inap melonjak, mendorong pemerintah negara bagian dan lokal untuk memberlakukan kembali sejumlah pembatasan pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam beberapa minggu terakhir, yang dapat membuat klaim di atas 665.000.

Klaim pengangguran turun dari rekor 6,867 juta pada Maret karena sekitar 80% orang yang diberhentikan sementara pada Maret dan April dipekerjakan kembali, terhitung sebagian besar rebound dalam pertumbuhan pekerjaan selama enam bulan terakhir.

Peningkatan itu didorong oleh lebih dari $ 3 triliun bantuan virus Corona pemerintah.

Sebuah laporan dari Departemen Perdagangan melaporkan laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga Produk domestik bruto tumbuh pada tingkat tahunan 33,1% yang tidak direvisi.

Perekonomian berkontraksi pada tingkat 31,4% pada kuartal kedua, terdalam sejak pemerintah mulai mencatat pada tahun 1947.

Tetapi stimulus fiskal sebagian besar telah kedaluwarsa dan paket penyelamatan lain diharapkan setelah Presiden terpilih Joe Biden dilantik pada 20 Januari.

Perkiraan pertumbuhan untuk kuartal keempat berada di bawah tingkat tahunan 5%. Meskipun perkembangan vaksin menggembirakan, infeksi COVID-19 yang meningkat saat musim dingin telah membuat para ekonom menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB mereka untuk kuartal pertama 2021.

Goldman Sachs memangkas estimasi menjadi 1,0% dari kecepatan 3,5%. JP MorganĀ  memperkirakan PDB akan berkontraksi pada kecepatan 1,0% pada kuartal Januari-Maret. Tetapi Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard melihat sedikit risiko dari berlanjutnya kontraksi dalam ekonomi.

Bullard memperkirakan ekonomi akan membukukan pertumbuhan di atas tren baik di kuartal keempat maupun di paruh pertama tahun 2021.

Momentum pasar tenaga kerja sudah melambat sebelum kebangkitan kembali infeksi virus korona. Pemerintah melaporkan awal bulan ini bahwa nonfarm payrolls meningkat 638.000 pekerjaan pada Oktober, kenaikan terkecil sejak pemulihan pekerjaan dimulai pada Mei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here