Lonjakan Pendapatan Tickmill UK 150% di Q1 2020

0
73
Tickmill

Tickmill UK Ltd, menerbitkan laporan keuangan untuk 2019 yang berakhir pada 31 Desember. Laporan itu menunjukkan pertumbuhan yang solid di semua metrik utama dan membukukan lonjakan 150 persen dalam pendapatan Q1 2020.

Pendapatan tahunan perusahaan untuk 2019 melonjak 65 persen tahun ke tahun menjadi £ 7,9 juta. Angka untuk tahun sebelumnya hanya £ 4,8 juta.

Keuntungan operasional platform melonjak secara signifikan menjadi £ 3,4 juta dari laba 2018 sebesar £ 1,8 juta dan merupakan peningkatan tahunan sebesar 89 persen.

Berlisensi di bawah Financial Conduct Authority (FCA), platform ini menawarkan layanan trading dengan Contract for difference (CFD) untuk berbagai kelas aset, termasuk forex, indeks, komoditas, dan obligasi.

Tickmill menghasilkan pendapatan dari spread transaksi, yaitu perbedaan antara harga beli dan jual CFD, dan juga mendapat keuntungan dari pendapatan komisi, keuntungan pertukaran, dan bunga.

Meskipun pendapatan dan keuntungan meningkat, volume trading di broker mengalami penurunan. Untuk 2019, Tickmill UK mencatat $ 214 miliar dalam volume trading , sementara setahun yang lalu $ 265 miliar.

Broker tersebut menekankan bahwa volume dipengaruhi oleh volatilitas market yang rendah tahun lalu dan juga dengan pembatasan Otoritas Pasar dan Sekuritas Eropa (ESMA) pada leverage dan pemasaran.

Namun, aset klien yang dikelola naik 45 persen menjadi £ 33,1 juta. Aset bersih broker melonjak sebesar 90 persen pada tahun tersebut menjadi £ 13,3 juta. Platform ini diuntungkan oleh volatilitas market yang dipicu oleh pandemi virus

Baik Tickmill UK dan grup secara keseluruhan melihat pertumbuhan yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2020. Grup ini mencatat volume bulanan tertinggi dengan nilai nosional lebih dari $ 150 miliar, sementara jumlah anak perusahaan Inggris meningkat sebesar 25 persen tahun-ke-tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here