Manajemen Resiko Ala Trader Forex Nial Fuller

0
258
Trader Forex

Dalam artikelnya trader forex Niel Fuller berbagi tips soal manajemen resiko yang bisa diterapkan dalam trading forex. Neil Fuller ini merupakan trader, penulis dan pelatih forex dengan lebih dari 18 tahun pengalaman trading di pasar keuangan. Pada tahun 2016, Nial memenangkan Million Dollar Trader Competition, mencapai pengembalian 369% yang mengesankan dalam 3 bulan.

Berikut  tips manajemen resiko dari trader forex Nial Fuller

1. Jangan Memulai ‘Perang’ Jika anda tidak siap menang

Pada dasarnya ada tiga aspek utama untuk kesuksesan trading, yaitu  kemampuan teknis, yang membaca grafik, trading price action, atau strategi perdagangan apa pun yang anda pilih mencakup hal-hal seperti berapa banyak modal yang akan anda pertaruhkan per tradingan, ukuran posisi, penempatan stop loss dan proft taking.

Kemudian, ada sisi mental, atau psikologi trading dan ketiga hal ini, teknis, manajemen uang, dan mental, saling berhubungan dan terjalin sedemikian rupa sehingga jika salah satunya hilang, dua lainnya tidak ada artinya.

Namun pengelolaan uang adalah yang paling penting. Mengapa? Sederhananya  jika anda tidak cukup berfokus pada pengelolaan uang dan menjaganya dengan benar, pola pikir anda akan menjadi salah total dan kemampuan membaca grafik teknis apa pun yang anda miliki pada dasarnya tidak berguna. Jadi, sebelum mulai trading dengan uang riil, anda harus bertanya pada diri sendiri: apakah anda siap ‘perang’ dan benar-benar tidak siap untuk menang?

2. Jangan tinggalkan kastil tanpa perlindungan

Apa untungnya bagi seluruh pasukan untuk pergi berperang dan meninggalkan kastil dengan semua kekayaannya (emas, perak, warga sipil) tanpa perlindungan dan tidak dijaga? Itulah mengapa selalu ada pertahanan. Bahkan dalam militer selalu ada “penjaga nasional” yang berjaga, menunggu dan mengawasi jika ada negara yang mencoba menyerang.

Anda melindungi dan menumbuhkan akun trading dengan mempertahankannya terlebih dahulu. Kemudian pergi dan mengeksekusi trading yang berpotensi menang. Ingat, jangan pernah membiarkan rekening bank anda tidak terlindungi saat pergi berperang dalam “pertempuran” trading. Artinya, anda tidak mulai trading secara langsung, dengan uang sungguhan, sampai anda memiliki rencana trading yang komprehensif.

Rencana trading anda harus merinci hal-hal seperti apa risiko Anda per tradingan? Berapa jumlah uang yang anda rasa nyaman dengan potensi kerugian pada trading tertentu? dan lainnya.

3. Menjadi Trader forex yang baik itu tidak cukup

Penggunaan leverage yang berlebihan juga dikenal sebagai “risiko bodoh” menjadi penyebab utama kegagalan. Hal ini juga mengapa bahkan trader forex terbaik pun dapat kehilangan semua uang atau semua uang kliennya.

Dalam blog populernya “The Naked Dollar”, penulis Scott C. Johnston membahas berapa banyak manajer hedge-fund terkenal yang telah merusak akun investasi ratusan juta dolar hanya karena mereka tidak melindungi modalnya dengan benar.

Intinya, ada banyak trader forex bagus di dunia dan banyak dari mereka bahkan dipekerjakan oleh bank besar dan perusahaan investasi seperti Goldman Sachs dan lainnya.

Namun, tidak semuanya bertahan cukup lama untuk menghasilkan keuntungan yang signifikan karena tidak memiliki kemampuan mental untuk mengelola risiko, merencanakan kerugian dan melaksanakan pemeliharaan modal dengan benar dan konsisten dalam jangka waktu yang lama

Seorang trader forex bukan hanya seseorang yang dapat membaca grafik dan memprediksi langkah selanjutnya, tetapi seseorang yang tahu bagaimana mengelola risiko dan mengendalikan risiko modal dan eksposur market dan melakukannya secara konsisten di setiap trading.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here