Manfaat dan Risiko Gunakan Broker Forex ECN

0
183
broker forex

Market forex global menyumbang lebih dari $ 5 triliun dalam trading harian. Bank, dana lindung nilai, dan investor institusional menyumbang sebagian besar dari jumlah ini, tetapi dalam hal transaksi individu, trader retail  adalah mayoritas. Sebagian besar dari mereka berinvestasi antara $ 5.000 dan $ 10.000, yang membuatnya sedikit sulit untuk trading dengan broker Jaringan Komunikasi Elektronik (ECN).

Broker forex ECN mewajibkan trader  menginvestasikan sejumlah besar uang agar diizinkan untuk trading dengan mereka. Dengan demikian, banyak trader retail yang beralih ke broker dealing desk.

Broker dealing desk memberikan likuiditas kepada trader dengan mengambil sisi berlawanan dari tradingan setelah kliennya membuka posisi. Hal ini dapat menimbulkan konflik kepentingan, sehingga menyebabkan manipulasi transaksi oleh beberapa broker  yang tidak bermoral.

Dengan demikian, sebagian besar trader lebih suka berurusan dengan non-dealing desk broker, yang dalam hal ini, adalah  broker ECN dan broker Straight Through Processing (STP).

Perbedaan utama antara broker STP dan ECN adalah broker ECN menyediakan likuiditas kepada klien dengan memberi  akses ke pelaku market lain yang mencakup bank, dana lindung nilai, dan tarder institusional sedangkan STP menyediakan likuiditas kepada klien dengan menghubungkan transaksi klien langsung ke penyedia likuiditas.

Manfaat menggunakan broker forex ECN 

Ada banyak hal positif seputar broker forex ECN jika dibandingkan dengan broker dealing desk. Kepositifan ini disebabkan oleh banyak manfaat yang dinikmati trader saat menggunakan broker forex ECN. Berikut beberapa manfaatnya

1. Trading anonim dan harga netral

Karena trading lewat broker forex ECN bersifat anonim, ini memungkinkan trader emanfaatkan harga netral. Ini memastikan bahwa kondisi market aktual tercermin dalam semua aktivitas trading.

Dengan demikian, tidak mungkin ada bias terhadap strategi trading atau posisi terbuka klien. Trader juga mendapat manfaat dari beberapa efisiensi teknis termasuk kecepatan eksekusi trading yang cepat dan spread yang ketat.

2. Akses ke pelaku pasar dan likuiditas

Saat trading dengan broker ECN, trader  memiliki akses ke pelaku pasar lain, termasuk pemain besar seperti investor institusional. Dengan demikian, klien memiliki kesempatan untuk trading dengan kumpulan likuiditas global dari lembaga keuangan yang memenuhi syarat, diatur, dan sangat kompetitif. Ini memastikan bahwa eksekusi harga pesanan dijamin secara virtual.

3. Trader dapat mengggunakan scalping

Karena broker ECN menghasilkan uang dari komisi standar yang ditetapkan dan ukuran arus kesepakatan daripada memenangkan atau kehilangan tradingan klien, mereka mengizinkan trader menggunakan semua strategi termasuk scalping.

Dan karena kecepatan eksekusi tinggi saat trading dengan broker forex ECN, trader merasa lebih mudah menggunakan Penasihat Ahli (EA) sehingga menerapkan strategi trading  otomatis mereka.

Risiko trading dengan broker forex ECN

Resiko ini  dapat bervariasi tergantung pada profil klien. Tetapi sebagian besar mempengaruhi trader retail. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan oleh setiap trader yang ingin menggunakan broker forex ECN.

1.Risiko spread variabel

Karena broker forex ECN menggunakan spread variabel yang ditentukan oleh kondisi market, terkadang spread ini dapat bergeser secara dramatis terutama ketika ada selip di market forex, yang dapat memengaruhi strategi trading klien. Ketika market  menunjukkan volatilitas tinggi, spread dapat melebar secara signifikan sehingga mempengaruhi posisi terbuka.

2. Biaya trading dengan broker forex ECN bisa jadi tinggi

Seperti disebutkan di awal, berurusan langsung dengan pelaku market lain yang termasuk lembaga keuangan populer memiliki persyaratan yang besar. Salah satu persyaratan penting adalah investasi awal yang tinggi untuk memulai trading dengan broker forex EC.

Selain itu, karena broker ini tidak menggunakan spread trading untuk mendapatkan keuntungan, melainkan membebankan komisi kecuali jika trader dapat melakukan tradingan volume tinggi, seluruh proses menjadi sangat mahal untuk dipertahankan. Beberapa broker mengenakan biaya hingga $ 3,50 per trading yang dapat menjadi signifikan bagi trader retail.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here