Margin Dalam Trading Forex

0
18
forex

Trading forex memiliki berbagai istilah yang harus anda ketahui. Salah satu istilah itu adalah margin. Margin ini merupakan sejumlah uang yang harus anda kontribusikan saat melakukan trading.

Trading forex biasanya melibatkan sejumlah besar mata uang dan menggunakan istilah “lot”. 1 lot standar USD, misalnya, adalah $ 100.000. Anda tidak perlu meletakkan seluruh jumlah dari modal anda sendiri dan di sinilah margin berperan.

Seperti disebutkan diatas, margin adalah jumlah dana anda yang tersedia untuk membuka trading. Ketika anda membuka lebih banyak posisi, jumlah ini terus meningkat. Dana ini yang pada dasarnya dikunci oleh broker untuk mengamankan posisi anda dan dikenal sebagai margin yang digunakan, sementara dana yang masih tersedia dapat disebut sebagai margin yang tersedia, atau ekuitas yang tersedia.

Contohnya seperti ini, anda akan membuka posisi beli pada USD/JPY sebanyak 1 lot ($100,000), dan broker memberikan anda sebuah fasilitas margin sebesar 0.5%, yang artinya anda hanya perlu menyediakan dana sebesar 0.5% (dalam hal ini senilai $100,000) yang anda transaksikan, atau anda hanya perlu menyediakan dana jaminan sebanyak $500 untuk dapat melakukan transaksi sebesar $100,000.

Beda halnya jika anda melakukan trading forex tanpa menggunakan margin, karena anda perlu menyediakan dana sebanyak $100,000 untuk melakukan transaksi sebanyak 1 lot ($100,000).

1. Istilah-istilah Margin dalam Trading Forex

Margin dalam trading forex memiliki beragam istilah yang harus kita perhatikan.

1. Free Margin

Apa itu free margin? Ketika melakukan transaksi dalam trading forex, modal yang digunakan disebut dengan margin. Setelah itu, masih ada modal yang tersisa bukan? Modal yang tersisa itu disebut dengan free margin dan ini berarti, free margin adalah kebalikan dari margin.

2. Balance

Jika Margin adalah uang yang dikeluarkan dan free margin adalah uang sisa, balance adalah jumlah dari margin dan free margin. Tentu, penjumlahan tersebut akan sama dengan modal awal bukan? balance ini adalah modal awal yang dimiliki trader atau bisa dihitung dari Margin + free margin.

3. Equlity

Ketika seorang trader melakukan transaksi, balance atau modal awal pasti akan berubah bukan? Perubahan tersebut tergantung untung ruginya dan tidak mungkin sama seperti sebelumnya kecuali jika kurs tidak bergerak. Ketika modal awal sudah berubah, modal tersebut tidak lagi disebut balance. Sekarang, modal tersebut disebut equlity karena equlity ini adalah modal akhir setelah transaksi selesai.

Jadi jika anda memiliki modal 1.000 dan bertransaksi sebesar 100 lalu mendapat keuntungan sebesar 10. Dapat disimpulkan bahwa balance adalah 1.000, margin nya adalah 100, free margin nya adalah 900 (modal-transaksi), dan equlity nya adalah 1.010 (modal awal ditambah keuntungan atau kerugian).

2. Hindari Margin Call

Dalam melakukan trading di pasar forex, hindari yang namanya itu Margin Call. Margin call ini terjadi ketika kita tidak lagi mempunyai margin yang dapat digunakan atau free margin di akun anda. Ketika margin habis, broker anda akan secara otomatis menutup semua posisi trading anda yang terbuka. Jika memiliki posisi terbuka dengan saldo negatif, anda akan kehilangan uang. Jika sampai mengalami margin call, anda lah yang rugi dengan dana yang habis tidak bisa trading lagi untuk mencari uang.

3. Penyebab Margin Call

Penyebab dari Margin Call beragam, namun dua alasan utama yang perlu Anda ketahui. Pertama, trader terlalu percaya diri saat melakukan trading. Biasanya rasa percaya diri berlebihan ini muncul ketika trader baru meraih profit besar. Ia merasa pasar sedang berada di pihaknya. Hal tersebut memotivasi trader untuk mempertaruhkan modal yang dimiliki saat ini dengan membuka posisi baru dalam ukuran lebih besar.

Terlalu berani membuka posisi kadang membuat seorang trader abai pada hasil analisis yang tidak sejalan dengan kondisi pasar. Mengabaikannya dan terlalu yakin membuka posisi terlalu besar sering berujung pada floating loss. Tak usah menunggu lama, broker pasti akan mengirimkan Margin Call.

Kedua, Margin Call bisa disebabkan karena overtrading. Ketika Anda merasa yakin berlebihan, tidak jarang berimbas pada perilaku trading berdasarkan emosi semata. Aktivitas trading dipandang remeh, hanya pakai feeling tanpa perhitungan. Bagaimanapun juga, trading forex butuh strategi dan pertimbangan matang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here