Memahami 3 Indikator Volume Forex

0
9
Indikator Volume

Indikator Volume merupakan salah satu indikator dalam trading forex yang dapat membantu trader mengkonfirmasi chart patterns atau pola grafik dan tren harga.

Indikator volume ini membantu dalam menunjukkan pergerakan harga pasangan mata uang. Selain itu, tren yang diamati dalam indikator volume forex membantu trader mengetahui kapan momentum terjadi. Dan memahami konsep trading volume memiliki banyak keuntungan saat menganalisis market.

Volume di forex

Market forex terdiri dari penjual dan pembeli. Tanpa mereka, tidak ada transaksi yang dapat terjadi. Oleh karena itu, setiap kali pembeli dan penjual ikut ambil bagian dalam market, harus ada satuan volume. Inilah yang dibeli atau dijual.

Volume memiliki arti yang berbeda dalam dunia keuangan. Namun, dalam forex, ini menandakan perubahan harga (atau jumlah tick) yang terjadi dalam periode tertentu. Data volume merupakan representasi dari aktivitas yang berlangsung selama suatu periode trading.

Signifikansi volume dalam trading forex 

Untuk trader baru, pertanyaannya adalah apa pentingnya volume saat trading? Volume memainkan peran penting, baik kecil maupun besar.  Anda akan memahami pentingnya volume rendah dan tinggi.

Untuk menginterpretasikan data volume secara akurat harus dalam pengertian price action (apa yang dilakukan harga). Oleh karena itu, sedikit volume berbanding lurus dengan pergerakan harga. Artinya adalah menganggap harga EUR / USD sedang turun dalam tren turun, tetapi volume tetap tidak berubah atau berkurang, maka ini menandakan ada sedikit minat pada EUR / USD. Akibatnya, ada kemungkinan harga akan berbalik.

Di sisi lain, volume yang tinggi menandakan pentingnya pasangan mata uang dan menunjukkan trader institusional tersedia. Pengaruh volume pada pergerakan harga akan tergantung pada situasi market saat ini. Misalnya, dalam tren turun, penurunan harga diikuti dengan penurunan volume dapat menandakan tren turun.

Indikator Volume Forex Terbaik

Ada berbagai jenis indikator volume forex yang dapat digunakan saat menganalisis market. Anda dapat menemukan indikator dalam platform trading MetaTrader 5 atau MT4. Caranya arahkan mouse bagian “Insert” di toolbar kemudian pilihnya “indicators” dan pindah ke bagian “volume” di mana anda akan melihat berbagai indikator volume forex yang siap digunakan.

1. On-Balance Volume Indicator

Indikator Volume
Contoh penerapan On-Balance Volume Indicator di MT4

indikator OBV ini digunakan oleh analis teknis untuk menentukan perubahan aliran volume. Ini menggunakan total kumulatif volume trading negatif dan positif untuk memperkirakan arah harga.

Indikator OBV menggunakan pendekatan sederhana untuk menghitung data pada grafik. Jika harga penutupan saat ini di atas harga penutupan sebelumnya, maka volume ditambahkan ke OBV.

Selanjutnya jika harga penutupan saat ini sama dengan harga sebelumnya, maka volumenya tidak berubah, sedangkan jika harga penutupan saat ini berada di bawah harga sebelumnya, maka harga terakhir dikurangkan dari harga penutupan saat ini.

Indikator OBV adalah salah satu Indikator volume forex terbaik untuk trader forex. Setiap kali indikator OBV naik, ini menunjukkan bahwa harga sedang naik. Begitu pula ketika harga sedang turun, maka indikator OBV akan turun.

2. Money Flow Index (MFI)

Indikator Volume
Contoh penerapan Money Flow Index (MFI) di MT4

Indikator volume lainnya yang dapat anda gunakan adalah Money Flow Index. Garis berosilasi antar nol dan seratus dan digunakan untuk memastikan arah aliran uang.  Money Flow Index menggunakan data volume dan harga untuk mengidentifikasi wilayah overbought dan oversold.

Indikator Money Flow Index mudah diinterpretasikan, seperti indikator stochastic atau indikator relative strength index. Setiap kali garis sinyal di atas nilai 80, itu dianggap overbought, sedangkan nilai di bawah 20 adalah oversold.

Namun, sebagian besar trader akan merekomendasikan menggunakan level 90 dan 10 untuk menunjukkan wilayah overbought dan oversold.

3. Accumulation/Distribution Indicator (A/D)

Indikator Volume
Contoh penerapan Accumulation/Distribution Indicator (A/D) di MT4

Indikator volume forex lainnya untuk mengetahui volume trading adalah Accumulation/Distribution yang menunjukkan volume mata uang yang ditransaksikan dengan perubahan harga.

Indikator menggunakan data harga dan volume untuk memastikan apakah suatu mata uang terakumulasi atau didistribusikan saat ini. Ini juga merupakan indikator utama karena menggunakan volume untuk menentukan momentum harga.

Indikator ini menunjukkan dua hal penting yang harus dipertimbangkan oleh setiap trader yaitu bagaimana harga mata uang ditutup dan kekuatan yang mendorong pergerakan harga.

Indikator ini didapat dari volume dan lokasi penutupan. Dengan demikian, indikator turun lebih cepat jika harga ditutup mendekati harga terendah dengan volume rendah. Ini menunjukkan tekanan jual yang kuat. Namun, jika harga ditutup di dekat titik tertinggi dengan volume besar, maka itu menunjukkan tekanan beli yang kuat.

Jika anda menginginkan indikator volume untuk menilai potensi pembalikan harga dan tren, maka akumulasi/distribusi adalah pilihan terbaik. Saat harga berada dalam tren turun, A/D juga harus menjadi tren turun. Namun jika indikator tersebut menunjukkan uptrend, maka hal tersebut mengindikasikan adanya tekanan jual di market.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here