Memahami Psikologi Trading

0
24
psikologi trading

Psikologi trading sering diabaikan tetapi merupakan bagian penting dari proses kita melakukan trading di market forex.

Apa itu Psikologi Trading

Psikologi trading adalah istilah luas yang mencakup semua emosi dan perasaan yang akan djumpai dan dirasakan oleh trader forex ketika melakukan trading.

Beberapanya dapat membantu, sementara yang lain seperti ketakutan, keserakahan, kegugupan, dan kecemasan harus diatasi. Psikologi trading ini terbilang rumit dan membutuhkan waktu untuk sepenuhnya dikuasai.

Banyak trader mengalami efek negatif dari psikologi trading lebih dari aspek positifnya. Contoh dari ini dapat muncul dalam bentuk kerugian trading sebelum waktunya, karena ketakutan kehilangan terlalu banyak.

Dan salah satu emosi paling berbahaya yang lazim di pasar keuangan adalah FOMO atau Fear of Missing Out yang merupakan penyakit atau sindrom kecemasan social atau takut tertinggal.

Dasar Psikologi Trading

1. Mengelola emosi

Ketakutan, keserakahan, kegembiraan, kepercayaan diri berlebihan, dan kegugupan adalah semua emosi yang dialami oleh trader forex. Mengelola emosi trading dapat membuktikan perbedaan antara menumbuhkan ekuitas akun atau menjadi bangkrut.

2. Memahami FOMO

Trader perlu mengidentifikasi dan menekan FOMO segera setelah itu muncul. Meskipun ini tidak mudah, trader harus ingat akan selalu ada trader lain dengan modal yang bisa mereka hilangkan.

3. Menghindari kesalahan trading

Semua trader pernah melakukan kesalahan dan memahami logika di balik kesalahan ini dapat membatasi efek bola salju dari hambatan melakukan trading. Beberapa kesalahan trading umum meliputi: trading di banyak market, ukuran trading yang tidak konsisten, dan overleveraging.

4. Mengatasi keserakahan

Keserakahan adalah salah satu emosi paling umum di kalangan trader dan karenanya, perlu mendapat perhatian khusus. Ketika keserakahan mengalahkan logika, trader cenderung menggandakan kerugian pada trading yang hilang atau menggunakan leverage yang berlebihan untuk memulihkan kerugian sebelumnya.

Meskipun lebih mudah dikatakan daripada dilakukan, sangat penting bagi para trader untuk memahami bagaimana mengendalikan keserakahan saat melakukan trading.

5. Jangan percaya mitos trading

Sebagai individu kita sering dipengaruhi oleh apa yang kita dengar dan dunia trading forex tidak jauh berbeda. Ada banyak rumor seputar trading seperti: trader harus memiliki akun besar untuk menjadi sukses, atau agar menguntungkan trader harus memenangkan sebagian besar trading. Mitos trading ini seringkali dapat menjadi penghalang mental dan mencegah individu dari melakukan trading

6. Menerapkan manajemen risiko

Pentingnya manajemen risiko yang efektif tidak dapat dikesampingkan. Manfaat psikologis dari manajemen risiko tidak ada habisnya. Mampu mendefinisikan target dan menghentikan kerugian, memungkinkan trader untuk menarik napas lega karena memahami seberapa besar mereka bersedia mengambil risiko dalam upaya mencapai target.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here