Bagaimana Pandemi Covid-19 Pengaruhi Trading Forex Online?

0
15
trading forex online

Apakah dampak pandemi Covid-19 terhadap aktivitas trading forex online?

Lebih dari enam bulan pandemi virus corona atau Covid-19 merasuki kehidupan manusia. Komunitas internasional sampai sekarang masih menghadapi ketidakpastian yang substansial. Ratusan juta orang kehilangan pendapatan di seluruh dunia, banyak industri gulung tikar, resesi ekonomi di beberapa negara, dan lain sebagainya

Dalam konteks ini, market forex sepertinya menunjukkan hal yang beda. Beberapa bulan terakhir telah terjadi pertumbuhan besar-besaran di berbagai platform trading dan komoditas.

Misalnya, broker forex IronFX melaporkan pertumbuhan bulanan sebesar 25-50% di akun forex. Persentase ini mewakili 220.000 akun klien baru selama periode Maret hingga Juni. Menurut laporan IronFX, volume trading juga meningkat tajam antara Maret dan Juni, meningkat sekitar 300% selama tiga bulan tersebut.

Tingkat pertumbuhan lebih menonjol terjadi di negara berkembang, dengan akun trading dari Afrika, Eropa Timur, dan Asia Tenggara berjumlah 60% yang terdiri dari akun baru.

Market forex bervariasi selama lockdown, karena beberapa trader berfokus pada komoditas dan mata uang safe-haven, sementara yang lain mencoba memanfaatkan peluang, seperti minyak mentah yang berfluktuasi.

Peningkatan tajam dalam aktivitas trading forex online pun memberikan tekanan pada broker. Karyawan yang bekerja dari jarak jauh dan permintaan likuiditas, broker forex kecil bukan menjadi pilihan yang aman bagi trader. Trader bergerak memilih  broker yang lebih besar dan dapat diandalkan.

Bekerja dari rumah pacu geliat trading forex online

Pertumbuhan seperti ini sangat jarang terjadi di industri forex. Selama dekade terakhir, volume trading forex harian rata-rata meningkat tidak lebih dari 40%. Perubahan yang terjadi akibat langsung dari iklim keuangan dan ekonomi yang tidak biasa tahun ini.

“Volatilitas market forex secara langsung mempengaruhi kenaikan tajam,” kata Andreas Efstathiou, analis senior di IronFX. ‚ÄúPotensi keuntungan yang diindikasikannya tidak diragukan lagi merupakan faktor penarik utama bagi para trader yang ingin memanfaatkan perubahan harga. Tren sosiologis lain mungkin juga berkontribusi.”

Bekerja dari rumah telah menciptakan trader baru dan waktu dimana mereka fokus pada trading forex online. Selain itu, bayang-bayang krisis keuangan yang mengancam, orang-orang secara aktif mencari saluran pendapatan baru seperti menjajal trading.

Trader baru memiliki waktu untuk mempelajari lebih lanjut tentang trading forex dan merasa bahwa peristiwa global menghadirkan peluang unik untuk menghasilkan profit. Hal ini berarti ada minat yang lebih tinggi di market forex dan lebih banyak aktivitas trading.

Ya! Lockdown dan social distancing atau jaga jarak membuat volatilitas market tetap tinggi dan bekerja dari rumah membuat trader akan tetap fokus pada market forex.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here