Kapan Harus Membeli atau Menjual Pasangan Mata Uang dalam Trading Forex?

0
17
pasangan mata uang

Dalam trading forex, pertanyaan penting salah satunya adalah bagaimana anda tahu kapan harus membeli atau menjual pasangan mata uang?

Patut dicatat, perubahan mata uang dipengaruhi karena berbagai macam faktor ekonomi yang mendorong naik dan turunnya nilai tukar mata uang. Setiap mata uang milik negara terpengaruh dari keadaan ekonomi negara secara keseluruhan, seperti produktivitas, pekerjaan, manufaktur, perdagangan internasional, dan tingkat suku bunga.

Nah, contoh dibawah ini ada beberapa simulasi sederhana untuk kita menjual dan membeli pasangan mata uang dalam trading forex.

Pasangan Mata Uang EUR / USD

Dalam contoh ini, euro adalah mata uang dasar dan karenanya euro menjadi dasar untuk kita membeli atau menjual.

Jika anda percaya bahwa ekonomi AS akan terus melemah, yang buruk untuk dollar AS, anda akan mengeksekusi untuk membeli EUR / USD.

Dengan melakukan itu, anda telah membeli euro dengan harapan akan naik terhadap dollar AS.

Jika anda percaya bahwa ekonomi AS kuat dan euro akan melemah terhadap dollar AS, anda akan mengeksekusi jual EUR / USD.

Dengan melakukan itu, anda telah menjual euro dengan harapan akan turun terhadap dolar AS.

Pasangan Mata Uang USD / JPY

Disini dollar AS adalah mata uang dasar dan dengan demikian menjadi dasar untuk kita membeli atau menjual.

Jika anda berpikir bahwa pemerintah Jepang akan melemahkan yen untuk membantu industri ekspornya, anda akan melakukan beli USD / JPY. Dengan melakukan itu anda telah membeli dolar AS dengan harapan akan naik versus yen Jepang.

Jika Anda percaya bahwa investor Jepang menarik uang dari pasar keuangan AS dan mengubah semua dollar AS mereka kembali ke yen, dan ini akan merugikan dolar AS, anda akan jual USD / JPY.

Dengan melakukan itu, anda telah menjual dolar AS dengan harapan akan terdepresiasi terhadap yen Jepang.

Pasangan Mata Uang GBP / USD

Dalam contoh ini, poundsterling adalah mata uang dasar untuk membeli atau menjual.

Jika anda berpikir ekonomi Inggris akan terus melakukan yang lebih baik daripada AS dalam hal pertumbuhan ekonomi, anda akan mengeksekusi beli GBP / USD.

Dengan melakukan itu, anda telah membeli pound dengan harapan akan naik versus dolar AS.

Jika anda yakin ekonomi Inggris sedang melambat sementara ekonomi Amerika tetap kuat seperti Hulk, anda akan mengeksekusi menjual GBP / USD.

Dengan melakukan itu, Anda telah menjual pound dengan harapan akan turun terhadap dolar AS.

Trading dalam Lot

Dalam trading forex, kita tidak bisa melakukan pembelian atau penjualaan dengan 1 euro, jadi istilahnya dalam trading forex itu ada lot dengan 1.000 unit mata uang  untuk lot mikro, 10.000 unit (lot mini), atau 100.000 unit (lot standar) tergantung pada broker anda dan jenis akun yang anda miliki.

Lantas bagaimana jika kita ingin melakukan trading tapi uang yang kita miliki itu terbatas? Apakah bisa melakukan trading? Jawabannya tentu bisa! dengan menggunakan leverage.

Saat trading dengan leverage, anda tidak perlu membayar 10.000 euro misalnya. Alih-alih, kita melakukan setoran kecil, yang dikenal sebagai margin. Leverage adalah rasio ukuran transaksi dengan uang tunai (modal trading) yang digunakan untuk margin.

Sebagai contoh, leverage 50: 1, juga dikenal sebagai persyaratan margin 2%, berarti $ 2.000 margin diperlukan untuk membuka ukuran posisi senilai $ 100.000.

Dengan margin memungkinkan kita membuka ukuran posisi besar hanya dengan menggunakan sebagian kecil dari modal. Contohnya kita dapat melakukan trading di posisi $ 1.250 atau $ 50.000 hanya dengan $ 25 atau $ 1.000. Kita pun dapat melakukan transaksi yang relatif besar dengan sedikit modal awal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here