Pengenalan Dasar – Trading Menggunakan Moving Average (MA)

0
62
menggunakan moving average

Sebelum kita memasuki pasar dan trading menggunakan Moving Average, kita perlu mengetahui apakah itu Moving Average (MA)? Moving Average merupakan indikator yang paling di gemari para trader sebagai penentu arah market dalam timeframe tertentu. Diperlukan penentu arah pasar dalam trading menggunakan moving average sangat penting dalam transaksi trader di dalam pasar forex.

Bagaimana trading menggunakan moving average yang tepat

Ada beberapa tipe moving average yang perlu anda ketahui serta penggunaannya untuk trading.

Simple Moving Average

Trader biasanya menggunakan Simple Moving Average. Jenis MA ini menunjukkan harga rata-rata dekat dengan periode yang sedang ditinjau. Semua harga memiliki nilai yang sama. Misalnya, jika anda memiliki MA 10-hari, sinyal tersebut akan menghitung jumlah 10 harga penutupan dan membagi dengan 10. Setiap kali harga penutupan baru terbentuk, yang tertua tidak lagi dihitung.

Seperti yang tampil pada gambar di bawah ini

Pengenalan Dasar  - Trading Menggunakan Moving Average (MA)

Pada gambar yang ditampilkan SMA yang digunakan adalah SMA 50, 100 dan 200. Dari chart tersebut terlihat bahwa SMA 50 merupakan harga terdekat dan SMA ungu merupakan SMA 200. Yang bisa di simpulkan pada chart tersebut, arah trend pada SMA 100 dan 200 menunjukan arah tren menuju ke atas. Tetapi pada SMA 50 masih terlihat penurunan sedikit tapi setelah itu arah pergerakan tetap ke atas karena SMA 50 merupakan harga terdekat, yang bisa di lakukan untuk OP.

Semudah itu membaca indikator ini dan trader menggunakan Moving average ini untuk transaksi di market.

Exponential Moving Average (EMA) dan  weighted Moving Average (WMA)

MA eksponensial atau biasa yang dikenal dengan EMA dan weighted moving average atau WMA hampir dibilang sangat mirip. Kedua indikator ini menghitung harga terakhir dengan koefisien yang lebih tinggi. Akibatnya, kedua MA ini terlihat paling mencerminkan pergerakan harga dan sinyal lebih cepat. Disarankan untuk trader yang trading menggunakan moving average ini lebih berhati-hati! Kedua MA ini memberikan sinyal yang hanya cepat tetapi beberapa dari mereka mungkin sinyal palsu.

Smoothed Moving Average (SMA)

Pada dasarnya SMA ini mirip dengan Simple Moving Average, hanya lebih di perhalus saja. Sangat mudah untuk menentukan fungsinya untuk trading menggunakan Moving average tipe ini setelah pertama kali melihat namanya. Tipe MA ini dapat menghilangkan sebagian besar pergerakan harga dari fluktuasi. MA tipe halus ini bisa di bilang bahwa dia adalah penentu tren pasar yang terbaik.

Prediksi atau forecast dalam menggunakan moving average

Trader bisa mebuat forecast dalam menggunakan moving average ini, bagaimana caranya?

Nilai yang pas pada waktu t adalah rata-rata bergerak tidak terpusat pada waktu t – 1. Prakiraan adalah nilai pas pada asal perkiraan. Jika Anda meramalkan 10 unit waktu ke depan, nilai yang diperkirakan untuk setiap waktu akan menjadi nilai yang sesuai pada titik asal. Data hingga asal digunakan untuk menghitung rata-rata bergerak.

Anda dapat menggunakan metode rata-rata bergerak linier dengan melakukan rata-rata bergerak berurutan. Ini sering dilakukan ketika ada tren dalam data. Pertama, hitung dan simpan rata-rata bergerak dari seri asli. Kemudian menghitung dan menyimpan rata-rata bergerak dari kolom yang disimpan sebelumnya untuk mendapatkan rata-rata bergerak kedua.

Dalam peramalan naif, perkiraan untuk waktu t adalah nilai data pada waktu t – 1. Menggunakan prosedur rata-rata bergerak dengan rata-rata bergerak dari panjang yang memberikan peramalan naif.

Cukup sulit untuk dimengerti, sebaiknya kita mulai untuk menggunakan moving average ini dalam trading ya.

Trading dengan menggunakan Moving Average

Golden cross

Metode ini paling mudah di kenali dalam chart. Ketika MA dengan periode yang lebih kecil melintasi MA dengan periode yang lebih besar dari bawah ke atas, itu adalah sinyal beli.

Contoh : MA 60 memotong garis MA 100 menuju ke atas, saatnya kita untuk BUY

Dead cross

Kebalikan dari golden cross, ketika MA dengan periode yang lebih kecil memotong MA dengan periode yang lebih besar terbalik merupakan sinyal kuat untuk jual.

Trading harian menggunakan moving average

Ketika anda merupakan trader short term atau pedagang jangka pendek, anda akan membutuhkan moving average yang cepat dan bereaksi terhadap perubahan harga dengan segera. Itulah sebabnya biasanya pedagang harian sebaiknya menggunakan EMA.

Biasanya ada 3 moving average yang secara spesifik dan harus anda pikirkan untuk digunakan:

  1. Periode 9 atau 10 : Sangat populer dan bergerak sangat cepat. Sering digunakan sebagai filter arah (lebih lambat)
  2. Periode : Jangka menengah dan moving average paling akurat. Bagus dalam riding trend.
  3. Periode 50 : Moving average jangka panjang dan paling cocok untuk mengidentifikasi arah jangka panjang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here