Soal Spread dalam Trading Forex dan 2 Cara Memahaminya

0
14
entry dengan pola cup and handle

Dalam trading forex, spread adalah selisih pips antara harga jual (Bid) dan beli (Ask) dalam pasangan mata uang seperti EUR / USD, atau mata uang lainnya.

Dan cara paling sederhana untuk memahaminya,  misalnya itu EUR / USD harganya 1,1500, dan broker akan menawarkannya untuk 1,1501 untuk dibeli atau dijual pada 1,1499.

Selain itu Spread ini merupakan biaya dari setiap transaksi yang dilakukan oleh trader di pasar forex. Biaya yang dikenakannya dapat bervariasi antara broker. Ada broker yang menggunakan market maker dan sistem ECN yang memungkinkan mereka untuk membebankan biaya spread. Ada juga broker-broker forex yang mengenakan spread rendah dan memasang harga Bid dan Ask sesuai harga pasar. Sebagai gantinya, mereka kemudian membebankan komisi untuk setiap posisi trading yang dibuka trader.

Spread ini juga kompensasi dasar untuk setiap broker dan pihak ketiga lainnya. Pihak ketiga ini memperkenalkan broker atau manajer finance yang juga bisa mendapatkan kompensasi untuk layanan mereka melalui spread.

1. Bagaimana Cara Kerja Spread dalam Trading Forex?

Di bawah ini kita dapat melihat contoh spread yang dihitung untuk EUR / USD.

Pertama, kita akan menemukan harga beli di 1,13398 dan kemudian kurangi harga jual 1,3404. Yang tersisa setelah proses ini adalah 0,00006. Trader harus ingat bahwa nilai pip kemudian diidentifikasi pada EUR / USD sebagai digit ke-4 setelah desimal, spread akhir dihitung sebagai 0,6 pip.

Untuk menemukan total biaya spread, kita sekarang perlu mengalikan nilai ini dengan biaya pip sambil mempertimbangkan jumlah total lot yang diperdagangkan. Saat memperdagangkan lot 10k EUR / USD, Anda akan dikenakan biaya total 0,00006 (0,6 poin) X 10.000 (lot 10k) = $ 0,6. Jika Anda memperdagangkan lot standar (100.000 unit mata uang) biaya spread Anda akan menjadi 0,00006 pip (0,6 pip) X 100.000 (1 lot standar) = $ 6.

Soal Spread dalam Trading Forex dan 2 Cara Memahaminya

2. Kenali Spread Fixed dan Floating

Tentu, spread ini berkaitan dengan Broker dan Broker menetapkan tipe spreadnya masing-masing. Terdapat dua jenis spread yang digunakan yaitu Fixed Spread atau Floating Spread. Kedua jenis spread yang digunakan broker ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Fixed Spread

Fixed spread adalah spread yang nilainya tetap, artinya setiap kita akan open posisi akan dikenakan spread yang sama sesuai dengan jenis kontrak dari tiap pair yang disediakan broker anda. Jadi fixed spread tidak akan berubah nilainya dalam kondisi pasar apapun termasuk saat berita release.

Nah, kelebihan broker yang menggunakan fixed spread ini adalah spread nya akan selalu tetap nilainya sehingga kita bisa order posisi dalam kondisi pasar apapun tanpa perlu khawatir nilai spreadnya akan melebar. Fixed spread atau spread ini tetap sangat cocok untuk trader yang menggunakan Expert Advisor.

Namun spread ini ada kekurangannya kendati dijamin tidak akan melebar dalam kondisi apapun, akan tetapi pada umumnya broker-broker yang menggunakan fixed spread menetapkan spread yang agak tinggi. Fixed spread juga kurang cocok bagi trader yang gaya tradingnya menggunakan teknik scalping karena spreadnya untuk pair EUR/USD saja spreadnya bisa 3 pip bahkan lebih.

Floating Spread

Floating spread atau spread mengambang adalah spread yang nilainya dapat berubah karena pengaruh kondisi pasar forex. Biasanya Floting spread akan naik spread nya pada waktu atau jam tertentu seperti pada saat pembukaan sesi market atau saat di rilisnya berita berita yang penting yang punya implikasi ke pasar keuangan.

Kelebihan dari Floating spread adalah umumnya broker yang menggunakan spread ini akan menetapkan nilai spread yang lebih kecil dari pada yang fixed spread. Jika anda trading pada kondisi pasar normal (tidak ada berita penting) akan sangat menguntungkan sekali karena setiap open posisi nya akan dikenakan spread yang ketat. Dan juga sangat cocok untuk para scalper untuk melakukan scalping karena spread yang kecil. Biasanya broker yang menggunakan floating spread untuk pair EUR/USD spread nya dibawah 2 pip, bahkan ada yang hanya 0.6 pip saja.

Sama dengan fixed spread yang punya kekurangan, pada Floating spread potensi melebarnya spread sangat terasa ketika ada berita penting yang dirilis, memang tidak semua berita berpotensi membuat spread melebar, tetapi untuk beberapa kasus, spread dapat melebar hingga diatas 20 pip meskipun hanya beberapa detik saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here