Kapan Waktu yang Pas Pindah Dari Akun Demo ke Akun Live?

0
9
akun demo

Setiap trader pemula tahu bahwa trading di akun demo bukan hanya kesempatan untuk belajar tetapi juga mendapatkan pengalaman, mencoba berbagai strategi dan broker.

Saat trading di akun demo, kita dapat mempelajari dasar-dasar manajemen uang, mencoba mempertahankannya dan membuatnya tumbuh sembari mengembangkan disiplin diri dan akhirnya trading dengan akun live.

Dari akun demo ke Akun live: kapan harus pindahnya?

Selalu ada saat ketika anda mulai trading dengan sukses dan merasa perlu beralih dari akun demo ke akun trading secara nyata, karena anda sudah menghasilkan untung besar di akun demo.

Namun, apakah  anda siap untuk membuka akun forex live dan mengambil risiko uang anda sendiri,? Untuk mengetahui seberapa realistis kemungkinan tidak kehilangan deposito dan menjaga emosi terkendali, anda perlu memberikan beberapa jawaban kepada diri anda sendiri, seperti:

Apakah anda trading aktif selama setengah tahun atau lebih?

Periode ini direkomendasikan oleh trader berpengalaman. Market tidak stabil, perubahan terjadi secara teratur. Dalam trading anda menunjukkan keuntungan yang baik pada akun demo bisa saja gagal ketika beralih ke akun live.

Gaya dan strategi anda berbeda, anda tidak terpaku hanya pada satu sistem?

Ini adalah pertanyaan yang sangat penting, ada sejumlah besar sistem dan perlu jelas apakah pilihan anda baik atau tidak. Apakah anda dapat mengubah strategi anda, jika perlu?

Apakah mayoritas transaksi Anda berhasil dalam jangka panjang, dan bukan hanya beberapa minggu?

Jika sebagian besar trading di akun demo anda loss terus-terusan, jangan tergesa-gesa untuk beralih ke akun forex live. Sebelum melakukan itu, pastikan anda sudah melakukan sebagian besar trading yang profit terlebih lagi, mempertaruhkan uang anda sendiri adalah sesuatu berbeda dimana lingkungan pasti berbeda berikut dengan emosi.

Emosi harus berada di bawah kendali konstan, jika tidak, hasil trading akan menjadi bencana. Trading forex harus diperlakukan sebagai pekerjaan, dan bukan main-main. Hanya sikap seperti itu yang mengarah pada sukses, suatu keharusan untuk memiliki pikiran yang jernih setiap saat.

Selain itu tanyakan pada diri sendiri, apakah tahu cara bekerja dengan terminal? Dengan indikator? Apakah tahu cara memasang stop-loss atau take-profit?

Bisakah memperkirakan volume berdasarkan trading sedemikian rupa sehingga risikonya sama dengan laba? Apakah anda memiliki strategi kemenangan sendiri?

Jika anda siap dengan pertanyaan ini dengan jawaban iya!, anda  sepertinya perlu mencari broker dan mulai trading.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here