3 Pola Dasar Candlestick

0
6
Candlestick

Pola spinning tops, marubozus, dan doji merupakan salah satu dari pola dasar dari Candlestick. Ya! Grafik batang lili  atau candlestick merupakan jenis grafik yang umum dipakai dalam trading saham, forex dan komoditas.

Disebut grafik batang lilin (candlestick) karena grafik ini mempunyai garis-garis yang menyerupai batang lilin. Candlestick memiliki banyak pola dan dibawah ini sukatrading akan membahas tiga pola Candlestick.

1. Candlestick Spinning Top

Candlestick dengan bayangan atas yang panjang, bayangan bawah yang panjang, dan tubuh yang kecil disebut spinning tops. Pola Spinning Top menunjukkan keragu-raguan antara pembeli dan penjual.

Candlestick

Tubuh kecil (apakah kosong atau terisi) menunjukkan sedikit pergerakan dari buka ke tutup dan bayangan menunjukkan bahwa baik pembeli dan penjual sedang berjuang tetapi tidak ada yang bisa menang.

Meskipun sesi dibuka dan ditutup dengan sedikit perubahan, harga bergerak lebih tinggi dan lebih rendah secara signifikan untuk sementara waktu. Baik pembeli maupun penjual tidak bisa mendapatkan keuntungan, dan hasilnya adalah kebuntuan.

Jika spinning top terbentuk selama uptrend, ini biasanya berarti tidak banyak pembeli yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.

Jika spinning top terbentuk selama downtrend, ini biasanya berarti tidak banyak penjual yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.

2. Candlestick Marubozu

Marubozu artinya tidak ada bayangan dari tubuh. Kata “marubozu” diterjemahkan menjadi “kepala botak” dalam bahasa Jepang. Jadi candlestick Marubozu adalah candle botak yang tidak memiliki bayangan atau sumbu.

Tergantung pada apakah tubuh candle terisi atau kosong, tinggi dan rendahnya sama dengan pembukaan atau penutupannya. Simak dua jenis Marubozu di bawah ini.

Candlestick

Marubozu Putih berisi tubuh putih panjang tanpa bayangan. Harga buka sama dengan harga rendah dan harga penutupan sama dengan harga tinggi. Artinya candle dibuka pada harga terendahnya dan ditutup pada harga tertingginya.

Candle ini adalah candle yang sangat bullish karena menunjukkan bahwa pembeli mengendalikan seluruh sesi. Hal ini biasanya menjadi bagian dari kelanjutan bullish atau pola pembalikan naik.

Marubozu hitam berisi tubuh hitam panjang tanpa bayangan. Open sama dengan high dan close sama dengan low. Artinya candle dibuka pada harga tertingginya dan ditutup pada harga terendahnya.

Candle ini adalah candle yang sangat bearish karena menunjukkan bahwa penjual mengendalikan seluruh sesi. Biasanya menyiratkan kelanjutan bearish atau pembalikan turun.

3. Candlestick Doji

Candle Doji memiliki harga buka dan tutup yang sama atau setidaknya tubuhnya sangat pendek. Doji harus memiliki tubuh yang sangat kecil dan muncul seperti garis tipis.

Candle doji menunjukkan keragu-raguan atau perjuangan antara pembeli dan penjual. Harga bergerak di atas dan di bawah harga pembukaan selama sesi, tetapi ditutup pada atau sangat dekat dengan harga pembukaan. Baik pembeli maupun penjual tidak bisa mendapatkan kendali dan hasilnya pada dasarnya seri.

Ada empat jenis candle Doji.

Candlestick

1. Long-Legged Doji 

Pola ini ditandai dengan sumbu yang lebih panjang dari candle Doji standar. Hal ini berarti  di beberapa titik selama pembentukan pola, baik pembeli maupun penjual mencoba mendominasi, tetapi tidak ada pemenang saat candle ditutup. Trader di sini fokus pada harga penutupan, dalam kaitannya dengan titik tengah.

2. Dragonfly Doji 

Dragonfly Doji memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dan menandakan bahwa harga pembukaan, penutupan, dan tertinggi berada pada level yang sama. Anggap saja seperti candle berbentuk ‘T’. Jika terbentuk di bagian bawah pergerakan bearish, ini dapat dianggap sebagai sinyal bullish.

3. Gravestone Doji 

Pola ini bisa dianggap kebalikan dari Dragonfly. Di sini, harga pembukaan dan penutupan tetap berada di ujung bawah kisaran trading. Hal ini menunjukkan pembeli mampu mendorong harga naik tetapi gagal mempertahankan momentum bullish saat candle ditutup.

4. Four Price Doji 

Candle ini ditandai dengan garis horizontal sederhana, tanpa garis vertikal di atas atau di bawahnya. Artinya keempat harga, tertinggi, terendah, buka dan tutup, berada pada level yang sama dan menandakan market yang sangat sepi, di mana harga tidak bergerak sama sekali. Di pasar forex yang sangat likuid, pola seperti itu sangat jarang. Doji empat harga biasanya berarti keragu-raguan market oleh karena itu tidak terlalu penting dalam konteks sinyal trading.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here