Stimulus Mandek, Dolar Turun

0
325
dolar

Dolar turun pada Kamis pagi di Asia, seiiring dengan jumlah kasus COVID-19 yang terus meningkat dan kurangnya kemajuan Kongres AS dalam mengesahkan langkah-langkah stimulus terbaru menjelang pemilihan presiden 3 November.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lain turun tipis 0,02% menjadi 93,398 pada 9:58 PM ET (1:58 AM GMT).

Kebuntuan atas langkah-langkah tersebut terus berlanjut, dengan Menteri Keuangan Steve Mnuchin mengatakan menyelesaikan sesuatu sebelum pemilihan presiden dan melaksanakannya akan sulit.

Mnuchin menambahkan bahwa dirinya dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Nancy Pelosi tetap “berjauhan” dalam prioritas pengeluaran mereka. Dengan pemilihan hanya beberapa minggu lagi, penghindaran risiko investor memberi dolar dorongan jangka pendek.

Prancis memicu kekhawatiran gelombang baru penguncian global karena memberlakukan jam malam untuk mengekang meningkatnya jumlah kasus COVID-19.

Pasangan dolar dan yen atau USD/JPY naik tipis 0,09% menjadi 105,25, di atas tertinggi dua minggu 105,04 yang terlihat selama sesi sebelumnya.

Pasangan AUD/USD turun 0,26% menjadi 0,7144, setelah Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe mengatakan pembelian obligasi dan penurunan suku bunga di antara opsi RBA untuk dukungan kebijakan di jalan menuju pemulihan.

Dengan imbal hasil sepuluh tahun Australia di antara yang tertinggi di negara maju, Lowe mengatakan bahwa RBA melihat manfaat dari membeli utang berjangka lebih lama, menambahkan bahwa penurunan suku bunga menjadi 0,10% dari saat ini.

Pasar bereaksi cepat terhadap berita tersebut, dengan obligasi berjangka sepuluh tahun naik 6,6 tick ke titik tertinggi sejak April dan investor sudah bersiap untuk penurunan suku bunga pada November.

“Ini adalah opsi kebijakan yang cukup eksplisit yang secara masuk akal akan dipertimbangkan,” kata analis Westpac FX, Sean Callow.

“Ada cukup getaran di sana bagi market untuk bersandar (berpikir) bahwa mereka akan melakukan sesuatu,” katanya. “Siapa pun yang berpikir tentang pemotongan November akan merasa lebih baik sekarang,” tambah Callow.

Bahkan tingkat pengangguran 6,9% di bulan September, sedikit turun dari angka 7,1% di bulan Agustus, gagal menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga atau mendorong AUD.

Pasangan NZD/USD naik tipis 0,05% menjadi 0,6658 menjelang pemilihan umum 17 Oktober.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,02% menjadi 6,7147. China merilis data pada hari sebelumnya yang menunjukkan bahwa indeks harga konsumen naik 1,7% tahun ke tahun di bulan September, turun dari perkiraan kenaikan 1,8% dan pertumbuhan 2,4% di bulan Agustus.

Indeks harga produsen juga turun 2,1% lebih dari perkiraan penurunan 1,8% dan penurunan 2% yang dilaporkan pada bulan Agustus. Pasangan GBP/USD naik tipis 0,06% menjadi 1,3018, melewati angka 1,3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here