5 Tipe Orang yang Disarankan Jangan Lakukan Trading Forex

0
8
Trading Forex

Anda pasti pernah mendengar cerita tentang orang-orang yang telah menghasilkan banyak cuan dari trading forex. Tetapi kenyataannya adalah trading forex bukan untuk semua orang, kok bisa?

Ini bukan upaya elitis, tetapi forex lebih cocok untuk orang tertentu daripada yang lain. Di bawah ini ada beberapa jenis kepribadian yang sepertinya tidak cocok untuk terlibat dalam trading forex.

1. Mereka yang menghindari risiko dari trading forex

Biasanya, ada dua jenis investor yaitu penghindar risiko dan pengambil risiko. Orang yang menghindari risiko akan menghindari risiko dengan cara apa pun atau hanya mentolerir risiko dalam jumlah sedang.

Di sisi lain, pengambil risiko tidak menghindar dari usaha berisiko dan cenderung berkembang di market yang bergejolak di mana mereka berharap mendapatkan pengembalian investasi yang tinggi.

Pasar forex bersifat dinamis dan karenanya tidak dapat diprediksi, yang berarti ada tingkat risiko yang cukup besar. Orang-orang yang menghindari risiko akan kesulitan berinvestasi di market forex.

2. Mereka yang tidak mau belajar

Dari membaca grafik hingga memilih strategi yang tepat, ada banyak hal yang harus dipelajari sebelum seseorang mulai trading.Sayangnya, ada orang yang tidak tertarik untuk mempelajari trading dan lebih suka mendekatinya dari sudut pandang gambling.

Sementara keberuntungan dapat memberi keuntungan, gambling dan forex adalah dunia yang berbeda. Gambling adalah permainan peluang, sedangkan trading forex melibatkan pengembangan rencana trading dan mempelajari serta menganalisis market dengan cermat.

3. Mereka yang memiliki sedikit waktu luang

Market forex tidak statis. Perubahan didorong oleh kebijakan moneter, ketidakstabilan politik, tingkat inflasi, spekulasi, dan perkembangan lain yang sedang berlangsung. Meskipun dapat menggunakan strategi yang tidak mengharuskan duduk sepanjang hari di depan komputer, anda harus mengetahui apa yang terjadi.

Jika anda tidak punya waktu untuk membuat rencana trading atau memantau tradingan forex, anda mungkin harus berinvestasi di usaha lain yang membutuhkan lebih sedikit komitmen.

4. Mereka yang tidak memiliki disiplin pribadi

Salah satu prinsip utama trading forex adalah mengikuti rencana trading. Trading plan adalah pedoman yang menetapkan antara lain soal aturan manajemen risiko dan uang, aturan masuk dan keluar, pengembalian investasi yang diharapkan dan tujuan keuangan.

Satu-satunya hal buruk dalam trading adalah tidak memiliki rencana trading. Orang yang tidak memiliki disiplin pribadi akan kesulitan mematuhi seperangkat aturan. Ini selalu memungkinkan emosi mengambil alih, yang merupakan salah satu penyebab dari kegagalan dalam trading forex.

Masalah dengan trading emosional adalah anda cenderung membuat keputusan yang tidak rasional seperti trading berlebihan, mengejar market, menahan tradingan yang rugi atau menutup tradingan terlalu dini karena takut rugi.

5. Mereka yang memiliki sedikit gairah 

Jika anda tidak memiliki minat dalam keuangan atau forex, anda tidak akan menikmati diri anda sendiri sebagai trader forex.

Trading forex membutuhkan minat yang tulus pada pasar uang, ekonomi, dan segala sesuatu di antaranya. Jika menemukan diri anda “dimatikan” oleh istilah-istilah seperti leverage, persentase dalam poin dan moving average, kemungkinan besar anda mungkin tidak cocok untuk trading forex.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here