Saat Resesi, Bisakah Trading Forex Jadi Sumber Pendapatan Pasif?

0
35
Resesi

Kebenaran yang tidak dapat dihindari adalah saat ini resesi menjadi ancaman karena pandemi global yang disebabkan oleh virus Corona.

Penutupan bisnis dan perbatasan negara selama lockdown tidak hanya membuat orang kehilangan pekerjaan, ekonomi dunia mengalami tekanan yang besar sebagai akibatnya.

Resesi adalah situasi yang tidak dapat dihindari yang dihadapi manusia dari waktu ke waktu. Situasi ekonomi yang tidak menguntungkan seperti yang pernah terjadi di masa lalu ini diyakini berlangsung minimal 6 bulan. Meskipun setelah perekonomian suatu negara dikatakan keluar dari resesi, resesi meninggalkan luka ekonomi yang perlu waktu bertahun-tahun untuk sembuh.

Menghadapi kenyataan ini, ada banyak strategi bertahan hidup untuk meredam dampak keuangan akibat resesi. Salah satu pilihannya adalah dengan melakukan trading forex. Namun, pertanyaan yang muncul adalah apakah trading forex dapat dipercaya sebagai alat pendapatan pasif selama resesi?

Trading forex telah terbukti di masa lalu sebagai alat pendapatan yang berkelanjutan bagi banyak rumah tangga di dunia.  Menurut dailyforex.com, banyak rumah tangga di Amerika mendapatkan sejumlah uang dari melakukan trading forex untuk memenuhi kebutuhan finansialnya.

Sementara bentuk investasi lain terpengaruhi oleh resesi, trader forex yang cerdas menikmatinya. Misalnya, tren trader melakukan trading berdasarkan tren market yang berlaku, apakah bullish (saat harga cenderung naik) atau bearish (saat harga sedang tren turun), atau market yang cukup stabil di mana harga tidak bergerak naik atau turun secara signifikan. Konsep trading (trend trading) ini paling efektif untuk mendapatkan penghasilan pasif saat resesi.

Keunggulan trading forex saat resesi

Trading forex tidak pernah dimonopoli oleh negara atau organisasi mana pun dan kapan pun. Selain itu, pengoperasian 24 jam marketnya memberikan inklusivitas ke setiap negara terlepas dari zona waktunya.

Hal yang biasa dalam resesi, daya beli individu turun karena memiliki sedikit pendapatan yang masuk. Namun, trading forex dapat dilakukan dengan sedikit uang, tergantung pada kemampuan trader tersebut. Dalam keadaan normal, market forex sangat prediktif karena marketnnya yang likuid dan dengan analisis yang tepat, trader bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

Dalam trading forex, berbagai mata uang ditradingkan dan dilakukan berpasangan. Trader dapat memilih mata uang apa pun yang paling sesuai untuk mereka.

Dengan tersedianya fasilitas forex trading online, masyarakat dapat bertransaksi dimanapun, di rumah maupun dari kantor. Fleksibilitas yang ditawarkan memberi ruang bagi orang-orang, terlepas dari status dan kelas sosial untuk berinvestasi di dalamnya dengan memanfaatkannya semaksimal mungkin.

Para pencari nafkah dengan gaji tetap dapat melakukan trading forex selama tidak bertentangan dengan pekerjaannya. Bahkan penganggur dengan sedikit uang juga dapat memanfaatkan trading forex jika mereka tahu trik untuk mendapatkan penghasilan bagi dirinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here